Respons IAS Usai Appi Batal Maju Musda Golkar Sulsel

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 15 Jul 2026 19:52 WIB
Foto: Munafri 'Appi' Arifuddin dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). (dok. istimewa)
Makassar -

Bakal calon Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) buka suara usai Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mundur dari pencalonan di Musda. IAS makin optimis akan terpilih secara aklamasi.

"Aklamasi itu ketika dukungan di atas 50+1 saat ada dua atau lebih calon. Juga, ketika hanya satu calon yang mendaftar," ujar IAS kepada detikSulsel, Rabu (15/7/2026).

Meski demikian, IAS mengaku menyerahkan semua keputusan akhir pada forum Musda. Termasuk keputusan aklamasi akan diputuskan dalam forum tersebut.

"Insyaallah kami serahkan semuanya kepada forum Musda," tegas IAS.

Terpisah, Koordinator SC Musda Armin Mustamin Toputiri juga merespons kabar Appi batal maju di Musda Golkar Sulsel. Jika hanya satu calon, keputusan aklamasi tetap akan meminta persetujuan forum.

"Soal aklamasi akan ditentukan forum, SC tidak punya wewenang menetapkan tanpa persetujuan forum. Jika cuma satu pendaftar tetap akan dimasukkan dalam forum. Jika ada calon mendapat dukungan 50+1 maka akan ditawarkan untuk ditetapkan sebagai calon aklamasi," jelas Armin.

Sebelumnya diberitakan, Appi memutuskan batal maju sebagai calon ketua Golkar Sulsel. Keputusan itu lantaran Appi disebut tidak bisa memenuhi salah satu persyaratan pendaftaran.

Ketua Golkar Takalar Zulkarnain Arif menyebut Appi batal mengembalikan formulir pendaftaran karena terganjal persyaratan untuk maju sebagai calon ketua Golkar Sulsel. Dia menyebut terdapat satu poin persyaratan yang tidak dapat dipenuhi Appi.

"Pak Appi tidak kembalikan formulir karena ada poin yang tidak dia miliki," ujar Zulkarnain kepada detikSulsel, Rabu (15/7).

Poin persyaratan yang tidak dapat dipenuhi Appi yakni bakal calon wajib melampirkan fotokopi sertifikat atau piagam yang diterbitkan Golkar. Poin itu salah satu dari 13 persyaratan untuk maju sebagai calon ketua formatur di Musda XI Golkar Sulsel 2026.

"Di poin 7. Apakah persyaratan tambahan yang dibuat panitia, saya tidak tahu," jelasnya.



Simak Video "Video Bahlil Sapa Pramono di Musda Golkar: Senior dan Guru Saya"

(ata/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork