Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi membuka pendaftaran bakal calon (bacalon) Ketua DPD I Golkar Sulsel. Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin telah resmi mengambil formulir pendaftaran.
Appi mengambil formulir pendaftaran diwakili oleh kader Golkar Makassar Siswanto di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Ammanagappa, Senin (13/7/2026). Appi berencana mengembalikan formulir tersebut bersamaan dengan jadwal Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
"Tadi, sekitar jam 1 siang, Pak Appi diwakili Kader Golkar Makassar Pak Siswanto. Alhamdulillah Pak Appi sudah mengambil formulir, mohon doa ta' semua karena akan dikembalikan yang insyaallah bersamaan dengan pengembalian Pak Aco (IAS), konon katanya akan hadir semua ketua-ketua DPD II," ujar Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arief kepada detikSulsel, Senin (13/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulkarnain mengatakan pada saat pengembalian formulir, Appi akan melampirkan 20 rekomendasi dukungan dari DPD II Golkar kabupaten/kota. Jika berkas tersebut ditolak SC, Zulkarnain memastikan akan menempuh jalur hukum.
"Nanti kita lihat, pengembalian formulir pasti sesuai tahapan. Kita juga akan bawa 20 surat rekomendasi dukungan yang sudah dipegang Pak Appi, itu wajib karena sudah ada kuasa dukungannya, bermaterai, hasil pleno. Kalau itu tertolak (surat dukungan rekomendasi) kemungkinan kita akan ke pengadilan, pengadilan yang akan putuskan," jelasnya.
Dia mengklaim surat dukungan tersebut tetap sah meski 19 dukungan DPD II tersebut juga memberikan rekomendasi ke IAS. Pasalnya, dukungan ke Appi tidak pernah dicabut.
"Selama ini saya di grup masih jalan terus. Terakhir, saya sampaikan kalau ini hari batas waktu kalau tidak diambil aslinya (surat rekomendasi dukungan) maka saudara ketua-ketua (DPD II) itu sah untuk diwakili oleh timnya Pak Appi. Kalau mau ambil aslinya silakan," tuturnya.
Zulkarnain bahkan menyebut sudah mengabari pimpinan DPD II yang ingin mengalihkan dukungannya. Namun hingga saat ini, kata Zulkarnain, surat tersebut tak diambil oleh para DPD II.
"Tapi ini sudah lima kali disampaikan di grup, mereka hanya baca. Mohon sampai batas tanggal ini hari apabila saudara tidak mengambil asli melalui tim, maka tim berhak untuk mewakili karena dukungan itu untuk digunakan maju di Musda. Kalau tindakan SC bertentangan dengan aturan menurut kita, maka kita ketemu di pengadilan, nanti pengadilan yang sahkan benar tidaknya," bebernya.
Diketahui, Appi sebelumnya didukung mayoritas DPD II untuk maju di Musda Golkar Sulsel. Namun belakangan DPD II tersebut berbondong-bondong mengeluarkan surat dukungan ke IAS yang menerima diskresi dari Ketum Golkar Bahlil Lahadalia.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Musda XI Partai Golkar Sulsel, pengambilan formulir bakal calon akan berlangsung pada 13-14 Juli 2026. Selanjutnya, pengembalian dokumen persyaratan dijadwalkan pada 15-17 Juli 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi dokumen pada 17 Juli 2026.
