Doa Buka Puasa Tasua dan Asyuara 25 Juni 2026: Arab, Latin, Artinya

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Kamis, 25 Jun 2026 15:41 WIB
Ilustrasi puasa Tasua dan Asyura (Foto: magnific/Magnific)
Makassar -

Puasa Tasua dan Asyura merupakan amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada 9 dan 10 Muharram. Setelah seharian menahan lapar, haus, serta hawa nafsu, umat Islam dianjurkan untuk menyegerakan berbuka saat waktu Maghrib tiba serta membaca doa berbuka puasa.

Di tahun 2026 ini, terdapat perbedaan penetapan awal bulan Muharram antara pemerintah dan Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU). Perbedaan tersebut menyebabkan tanggal Hijriah pada Kamis, 25 Juni 2026 tidak sama.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) serta Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Kamis, 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharram 1448 H atau hari puasa Asyura. Sementara itu, menurut ketetapan NU, tanggal tersebut bertepatan dengan 9 Muharram 1448 H atau hari puasa Tasua.

Bagi umat Islam, baik yang melaksanakan puasa Tasua maupun Asyura pada hari ini 25 Juni, berikut bacaan doa buka puasanya lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya.

Doa Buka Puasa Tasua dan Asyura

Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa yang dibaca pada puasa Tasua dan Asyura sama seperti doa berbuka puasa pada umumnya. Berikut adalah doanya:

1. Doa Buka Puasa Riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى

Dzahabadh dhoma'u wabtalatil 'uruuqu wa tsabatal ajru in syaa Allahu Ta'aalaa.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat nadi, dan telah tetap pahala jika Allah menghendaki." (HR Abu Dawud dan an-Nasa'i)

2. Doa Buka Puasa Riwayat Muadz bin Zuhrah

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allaahumma laka shumtu wa 'alaa rizkika afthartu.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka." (HR Abu Dawud)

3. Doa Buka Puasa Riwayat Muadz bin Zuhrah dalam kitab Ibnu Sunni

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَعَانَنِيَ فَصَمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Alhamdulillaahil ladzii a'aani fashamtu wa razaqanii fa afthartu.

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Dzat yang telah menolongku sehingga aku dapat berpuasa dan telah memberikan rezeki kepadaku sehingga aku dapat berbuka."

4. Doa Buka Puasa dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيْمُ

Allaahumma laka shumnaa wa 'ala rizqika aftharnaa fataqabbal minnaa innak antas samii'ul 'aliim.

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu kami berpuasa dan atas rezeki-Mu kami telah berbuka, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR Ibnu Sunni)

Tata Cara Berbuka Puasa Sesuai Sunnah

Melansir laman NU berikut adalah tata cara berbuka puasa sesuai sunnah:

  1. Segera berbuka saat waktu Maghrib tiba
    Setelah yakin waktu Maghrib telah masuk, segeralah berbuka puasa dan tidak menunda-nundanya.
  2. Berbuka sebelum melaksanakan salat Maghrib
    Dianjurkan untuk berbuka terlebih dahulu sebelum menunaikan salat Maghrib.
  3. Membaca basmalah
    Awali makan atau minum dengan mengucapkan "Bismillah". Jika lupa membacanya di awal, ucapkan:
    "Bismillahi awwalahu wa akhirahu."
  4. Berbuka dengan kurma
    Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma dalam jumlah ganjil, seperti tiga atau lima butir. Kurma basah (ruthab) lebih diutamakan. Jika tidak tersedia, dapat menggunakan kurma kering (tamr).
  5. Minum air jika tidak ada kurma
    Apabila tidak memiliki kurma, dianjurkan berbuka dengan air. Air Zamzam menjadi pilihan utama jika tersedia.
  6. Mengutamakan jenis air yang diminum
    Jika tidak ada air Zamzam, dapat menggunakan air biasa. Dalam sejumlah kitab fikih disebutkan urutan keutamaan air, yakni air yang memancar dari jari-jari Nabi Muhammad SAW, air Zamzam, air telaga Kautsar, air Sungai Nil, kemudian air sungai lainnya, dan selanjutnya air yang suci serta layak diminum.
  7. Mengonsumsi makanan atau minuman manis
    Bila tidak tersedia kurma maupun air, berbukalah dengan makanan atau minuman yang manis.
  8. Membaca doa berbuka puasa
    Setelah mulai berbuka dengan makanan atau minuman, dianjurkan membaca doa berbuka puasa.
  9. Makan secukupnya
    Hindari makan secara berlebihan atau bermewah-mewahan. Islam melarang sikap berlebih-lebihan dan pemborosan sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-A'raf ayat 31 serta Surah Al-Isra' ayat 26-27.
  10. Membaca doa setelah makan
    Setelah selesai makan, dianjurkan membaca doa berikut yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari:
    اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ، غَيْرَ مَكْفِيٍّ، وَلَا مُوَدَّعٍ، وَلَا مُسْتَغْنًى عَنْهُ رَبَّنَا
    Artinya:"Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik lagi penuh berkah, yang tidak dapat dibalas dengan sempurna, tidak ditinggalkan, dan kami tidak dapat merasa cukup tanpa nikmat-Mu, wahai Tuhan kami." (HR. Bukhari)
  11. Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa berikut:
    اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنِيْ هٰذَا، وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلَا قُوَّةٍ
    Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan menganugerahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku."
  12. Membaca doa khusus saat berbuka di rumah orang lain
  13. Apabila berbuka puasa di rumah orang lain, Rasulullah SAW menganjurkan untuk mendoakan tuan rumah. Doa ini dibaca sebelum berbuka sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik RA:
    أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَتَنَزَّلَتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الْأَبْرَارُ، وَغَشِيَتْكُمُ الرَّحْمَةُ
    Artinya: "Semoga orang-orang yang berpuasa berbuka di tempat kalian, para malaikat turun kepada kalian, orang-orang saleh menikmati hidangan kalian, dan semoga rahmat Allah senantiasa meliputi kalian." (HR. Ahmad)

Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa

Berdasarkan penjelasan dari laman Rumaysho, waktu berbuka puasa merupakan salah satu saat yang dianjurkan untuk memperbanyak doa. Pasalnya, orang yang sedang berpuasa termasuk golongan yang doanya memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT, terutama hingga tiba waktu berbuka.

Keutamaan tersebut sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda:

ثَلاثَةٌ لا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Artinya: "Ada tiga doa yang tidak tertolak: (1) doa pemimpin yang adil, (2) doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan (3) doa orang yang dizalimi." (HR. Tirmidzi No. 3595, Ibnu Majah No. 1752. Hadis ini dinyatakan sahih oleh Ibnu Hibban dan hasan oleh Ibnu Hajar).

Itulah doa buka puasa hari ini Kamis, 25 Juni 2026 bahasa Arab, Latin Arab, hingga artinya lengkap dengan tata cara dan keutamaannya. Semoga bermanfaat ya, detikers!



Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"

(urw/urw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork