- Doa Buka Puasa Dzulhijjah 1. Doa Buka Puasa 'Dzahabaa' 2. Doa Buka Puasa 'Allahumma Laka Shumtu' 3. Doa Buka Puasa Riwayat Ibnu Majah 4. Doa Buka Puasa Riwayat Ibnu Sunni
- Keutamaan Membaca Doa Berbuka Puasa
- Jadwal Puasa Dzuhijjah 2026 Jadwal Puasa Dzulhijjah Jadwal Puasa Tarwiyah Jadwal Puasa Arafah
Saat ini penanggalan kalender Islam telah memasuki bulan Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Pada bulan ini terdapat satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, yakni berpuasa pada 9 hari pertama Dzulhijjah.
Mengutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, anjuran melaksanakan puasa Dzulhijjah didasarkan pada riwayat berikut:
Ummul Mu'minin Hafsah menuturkan, "Sesungguhnya, Rasulullah Saw. berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan." (HR. Abu Dawud).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi detikers yang mengerjakan puasa sunnah tersebut, perlu juga mengetahui bacaan doa buka puasa yang dianjurkan. Sebab, membaca doa saat berbuka puasa merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Lantas, bagaimana bacaan doa buka puasa Dzulhijjah sesuai sunnah? Berikut ini detikSulsel telah merangkum informasi selengkapnya.
Doa Buka Puasa Dzulhijjah
Pada dasarnya, doa buka puasa Dzulhijjah dengan bacaan doa berbuka puasa lainnya sama saja. Berikut beberapa versi doa berbuka puasa dari berbagai hadits:
1. Doa Buka Puasa 'Dzahabaa'
Menukil buku 'Sukses Dunia-Akhirat dengan Doa-doa Harian' oleh Muhammad asy-Syafrowi, berikut doa buka puasa yang dibaca Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Umar RA:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى
Arab Latin: Dzahaba azh-zhaama'u wabtallati al-'uruqu, wa tsabata al-ajru in syaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta'ala." (HR Abu Dawud, Daruquthni, Halim, dan Nasa'i)
Dalam laman resmi Kementerian Agama RI disebutkan bahwa doa tersebut dibaca setelah membatalkan puasa. Wahba Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Aditullah menyebut salah satu sunnah puasa adalah berdoa setelah berbuka sebagaimana disebutkan berikut ini:
الدعاء عقب الفطر
Artinya: "Berdoa setelah berbuka."
2. Doa Buka Puasa 'Allahumma Laka Shumtu'
Ada pula doa buka puasa yang populer di kalangan masyarakat muslim Indonesia, yakni 'Allahumma laka shumtu'. Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube-nya, menjelaskan bahwa doa buka puasa tersebut statusnya dhaif secara sanadnya, bukan pada matan atau isi haditsnya.
Oleh karena itu, doa 'Allahumma laka shumtu' tersebut tetap dapat diamalkan karena tidak bertentangan dengan nilai dalam Al-Qur'an, keterangan dalam hadits shahih, maupun kaidah hukum Islam secara umum. Berikut bacaan doa buka puasa yang populer di masyarakat sebagaimana disadur dari buku 'Panduan Muslim Sehari-hari' oleh Dr KH M Hamdan Rasyid MA dan Ustaz Saiful Hadi El-Sutha:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ ، وَبِكَ أَمَنْتُ ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu, wa 'alaa rizqika afthartu, birah-matika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rejeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Pemurah."
3. Doa Buka Puasa Riwayat Ibnu Majah
Disadur dari buku 'Doa Zikir Sepanjang Tahun' karya H Hamdan Hamedan MA, berikut bacaan doa buka puasa yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Arab Latin: Allaahumma innii as-aluka bi-rahmatikal latii wasi'at kulla syai- in an taghfira lii.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku." (HR. Ibnu Majah no. 1.753)
4. Doa Buka Puasa Riwayat Ibnu Sunni
Berikut bacaan doa buka puasa yang diriwayatkan oleh Ibnu Sunni dari Sahabat Ibnu Abbas sebagaimana dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI):
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا، وَعَلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Arab Latin: Allahumma shumnaa, wa 'alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal minna innaka antas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (HR Ibnu Sunni)
Keutamaan Membaca Doa Berbuka Puasa
Selain sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah, membaca doa Ketika berbuka puasa juga sangat dianjurkan karena terdapat keutamaan bagi yang mengamalkannya. Mengutip laman Almanhaj, momen buka puasa termasuk salah satu waktu doa tidak akan ditolak.
Oleh karena itu, umat muslim sangat dianjurkan untuk berdoa saat berbuka puasa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Anas bin Malik RA berikut:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصّـَائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
Arti: "Dari Anas bin Malik Radhiyallahu' anhu dia berkata, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak : (1) Doa orang tua kepada anaknya, (2) Orang yang berpuasa ketika berbuka, (3) Do'a orang yang sedang safar (musafir)." Hadits Shohih [HR. al-Baihaqi 3/345 dan yang lainnya]. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam kitab Silsilah Ahaadits as-Shahihah no. 1797)
Jadwal Puasa Dzuhijjah 2026
Puasa sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah terdiri dari 3 jenis puasa, yakni puasa Dzulhijjah tanggal 1-7, puasa Tarwiyah tanggal 8, dan puasa Arafah tanggal 9.
Berdasarkan hasil sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, 9 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.
Bagi detikers yang ingin melaksanakan puasa Dzulhijjah, berikut ini jadwal lengkapnya dalam penanggalan kalender Hijriah dan Masehi yang dapat jadi panduan.
Jadwal Puasa Dzulhijjah
- 1 Dzulhijjah 1447 H: 18 Mei 2026 M
- 2 Dzulhijjah 1447 H: 19 Mei 2026 M
- 3 Dzulhijjah 1447 H: 20 Mei 2026 M
- 4 Dzulhijjah 1447 H: 21 Mei 2026 M
- 5 Dzulhijjah 1447 H: 22 Mei 2026 M
- 6 Dzulhijjah 1447 H: 23 Mei 2026 M
- 7 Dzulhijjah 1447 H: 24 Mei 2026 M
Jadwal Puasa Tarwiyah
- 8 Dzulhijjah 1447 H: 25 Mei 2026 M
Jadwal Puasa Arafah
- 9 Dzulhijjah 1447 H: 26 Mei 2026 M
Nah, demikianlah ulasan mengenai bacaan doa buka puasa Dzulhijjah berbagai versi, lengkap dengan keutamaan membacanya, serta jadwal puasa Dzulhijjah 2026. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)
