Setelah menahan lapar dan dahaga seharian, waktu berbuka puasa menjadi saat yang paling dinantikan. Selain menyantap hidangan, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa buka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat puasa dan rezeki yang diberikan.
Ada beberapa lafal doa berbuka puasa yang dicontohkan Rasulullah SAW melalui hadis riwayat sahabat. Di Indonesia, kedua doa ini sering digabung menjadi satu untuk diamalkan sehari-hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Buka Puasa
Doa buka puasa adalah bentuk syukur kepada Allah setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Rasulullah SAW mencontohkan beberapa lafaz doa yang bisa diamalkan, baik dari riwayat sahabat Mu'adz bin Zuhrah maupun Abdullah bin 'Umar. Berikut doa buka puasa dilansir NU Online.
1. Doa Buka Puasa dari Hadis Mu'adz bin Zuhrah
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ₯ΩΨ°ΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω ΩΩΨ§ΩΩ : Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩΨ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ
Arab Latin: KΔna idhΔ afαΉara qΔla: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu.
Artinya: Rasulullah ketika berbuka, ia berdoa, "Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka,". (HR Abu Daud)
2. Doa Buka Puasa dari Hadis Abdullah bin 'Umar
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ Ψ Ψ₯ΩΨ°ΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω ΩΩΨ§ΩΩ : Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΨ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩ
Arab Latin: KΔna RasΕ«lu-llΔhi αΉ£allallΔhu 'alayhi wa sallam, idhΔ afαΉara qΔla: Dhahaba aαΊ-αΊama'u wabtalatil-'urΕ«qu wa tsabatal-ajru in shΔ'a AllΔh.
Artinya: Rasulullah ketika berbuka, ia berdoa, "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah,". (HR Abu Daud)
3. Doa Buka Puasa Gabungan Lengkap
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ Ψ£Ω ΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£Ψ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄Ψ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΨ§ΩΩ
Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama'u wabtalatil 'urΓ»qu wa tsabatal ajru insyΓ’-allah ta'Γ’lΓ’.
Artinya: Ya Allah, untuk-Mu lah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insya Allah.
Waktu Terbaik Membaca Doa Buka Puasa
Banyak masyarakat biasanya membaca doa buka puasa sebelum menyantap makanan atau minuman saat masuk waktu Maghrib. Padahal, cara yang dianjurkan adalah membaca doa setelah selesai berbuka puasa. Hal ini untuk menyesuaikan makna doa itu sendiri, khususnya doa yang diriwayatkan dari Abdullah bin 'Umar.
Dalam kitab Hasyiyah I'anah at-Thalibin dijelaskan doa buka puasa dibaca "setelah selesai" berbuka. Artinya, doa tersebut tidak dibaca sebelum berbuka atau saat mulai berbuka, melainkan ketika proses berbuka telah selesai. Dalam kitab Busyra al-Karim juga disebutkan:
ΩΩΨ³ΩΩ Ψ£Ω ΩΩΩΩ ΨΉΩΨ―Ω Ψ£Ω ΨΉΩΨ― Ψ₯Ψ±Ψ§Ψ―ΨͺΩ ΩΨ§ΩΨ£ΩΩΩ Ψ¨ΨΉΨ―Ω: Ψ§ΩΩΩΩ ΩΩ Ψ΅Ω Ψͺ ΩΨΉΩΩ Ψ±Ψ²ΩΩ Ψ£ΩΨ·Ψ±Ψͺ
Arab Latin: Wa yusanna an yaqΕ«la 'indahu ay 'inda irΔdatihi wal-awlΔ ba'dahu: Allahumma laka shumtu wa 'alΔ rizqika aftharthu.
Artinya: Disunahkan bagi orang ketika hendak berbuka-tapi yang lebih utama setelah berbuka-membaca doa Allahumma laka shumtu wa 'alΓ’ rizqika aftharthu. (Syekh Said bin Muhammad Ba'ali, Busyra al-Karim, halaman 598)
Dengan demikian, membaca doa buka puasa setelah selesai berbuka dianggap lebih utama untuk mendapatkan kesunahan yang sempurna (kamal as-sunnah). Meski begitu, membaca doa sebelum berbuka tetap sah dan mendapatkan pahala.
(hil/irb)











































