Hari Asyura yang jatuh setiap 10 Muharram merupakan salah satu hari istimewa dalam Islam. Pada momen ini, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan bagi umat Islam, salah satunya membaca doa Hari Asyura.
Melansir buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, doa Hari Asyura memiliki sejumlah keutamaan bagi yang mengamalkannya. Salah keutamaannya yaitu hatinya tidak akan mati dan dijauhkan dari segala keburukan selama tahun tersebut.
Lantas, bagaimana bacaan doa Hari Asyura 10 Muharram yang dianjurkan? Simak lafal doa Asyura beserta waktu dan tata cara membacanya dalam artikel berikut.
Doa Hari Asyura 10 Muharram
Masih dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun, doa Asyura berikut ini dibaca sebanyak 7 kali, namun lebih utama jika dibaca sebanyak 70 kali:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Arab Latin: Hasbunallaah wani'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Subhaanallaahi mil-al miizaani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridhaa wazinatal 'arsyi. Laa malja-a minallaahi illaa ilaihi subhaanallaahi 'adadasy syaf'i wal witir. Wa 'adada kalimatillaahit taammaati kullaha, nas-alukas salaamata birahmatika yaa arhamar raahimiin. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim. Wahuwa hasbunaa wani'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii washahbihii wasallam.
Artinya: "Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang 'Arsy. Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya. Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Cukuplah Allah yang memeliharaku, tempatku berpegang, dan sebaik-baiknya Pemberi pertolongan. Semoga Allah memberikan rahmat atas nabi kita, penghulu kami, Muhammad. Kemudian, juga kepada keluarga dan para sahabat nabi kesemuanya."
Waktu dan Cara Membaca Doa Hari Asyura
Doa Asyura dibaca setelah sholat Maghrib pada 10 Muharram. Berdasarkan kalender Hijriah yang disusun Kementerian Agama RI, 10 Muharram 1448 H bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026.
Terkait tata caranya, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama membolehkan doa Asyura dibaca secara langsung, sementara sebagian lainnya menganjurkan untuk mendahuluinya dengan melaksanakan sholat sunnah empat rakaat dengan dua kali salam.
Pada setiap rakaat dianjurkan membaca surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlas sebanyak 50 kali. Setelah sholat sunnah selesai dilaksanakan, doa Hari Asyura dibaca.
Demikianlah bacaan doa Hari Asyura 10 Muharram beserta waktu membacanya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
(urw/urw)