Doa Asyura Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Asyura Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Rabu, 24 Jun 2026 05:45 WIB
Niat puasa Ramadan
Foto: Ilustrasi. (Freepik/jcomp)
Makassar -

Umat Islam saat ini tengah berada di bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Pada bulan mulia ini terdapat Hari Asyura yang diperingati setiap 10 Muharram dan menjadi salah satu momen untuk memperbanyak amalan.

Amalan yang dapat dikerjakan pada hari tersebut adalah membaca doa Asyura. Dilansir dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, doa ini memiliki sejumlah keutamaan bagi yang mengamalkannya.

Bagi yang ingin mengamalkannya, penting untuk mengetahui bacaan doa Asyura dengan benar. Untuk itu, berikut detikSulsel menyajikan doa Asyura lengkap dalam tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disimak, yuk!

Bacaan Doa Asyura: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Asyura dianjurkan untuk dibaca sebanyak 7 kali, namun lebih utama jika dibaca sebanyak 70 kali. Berikut bacaan lengkapnya yang disadur dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun:

Ψ­ΩŽΨ³Ω’Ψ¨ΩΩ†ΩŽΨ§ اللهُ ΩˆΩŽΩ†ΩΨΉΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΩˆΩŽΩƒΩΩŠΩ„Ω Ω†ΩΨΉΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΩˆΩ’Ω„ΩŽΩ‰ ΩˆΩŽΩ†ΩΨΉΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ω†Ω‘ΩŽΨ΅ΩΩŠΨ±Ω. Ψ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ اللهِ Ω…ΩΩ„Ω’Ψ‘ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΩŠΨ²ΩŽΨ§Ω†Ω ΩˆΩŽΩ…ΩΩ†Ω’ΨͺΩŽΩ‡ΩŽΩ‰ الْعِلْمِ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩŽΨΊΩŽ Ψ§Ω„Ψ±Ω‘ΩΨΆΩŽΨ§ ΩˆΩŽΨ²ΩΩ†ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ±Ω’Ψ΄Ω Ω„ΩŽΨ§ Ω…ΩŽΩ„Ω’Ψ¬ΩŽΨ£ΩŽ ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ω…ΩŽΩ†Ω’Ψ¬ΩŽΨ£ΩŽ Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω Ψ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ اللهِ عَدَدَ Ψ§Ω„Ψ΄Ω‘ΩŽΩΩ’ΨΉΩ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’ΩˆΩΨͺْرِ. وَعَدَدَ ΩƒΩŽΩ„ΩΩ…ΩŽΨ§Ψͺِ اللهِ Ψ§Ω„ΨͺΩ‘ΩŽΨ§Ω…Ω‘ΩŽΨ§Ψͺِ ΩƒΩΩ„Ω‘ΩΩ‡ΩŽΨ§ Ω†ΩŽΨ³Ω’Ψ£ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ω…ΩŽΨ©ΩŽ Ψ¨ΩΨ±ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩŽΨͺΩΩƒΩŽ يَا Ψ£ΩŽΨ±Ω’Ψ­ΩŽΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ψ±Ω‘ΩŽΨ§Ψ­ΩΩ…ΩΩŠΩ†ΩŽ. ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ψ­ΩŽΩˆΩ’Ω„ΩŽ ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ Ω‚ΩΩˆΩ‘ΩŽΨ©ΩŽ Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ψ¨ΩΨ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΩ„ΩΩŠ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨΈΩΩŠΩ…Ω. ΩˆΩŽΩ‡ΩΩˆΩŽ Ψ­ΩŽΨ³Ω’Ψ¨ΩΩ†ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΩ†ΩΨΉΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΩˆΩŽΩƒΩΩŠΩ„Ω Ω†ΩΨΉΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΩˆΩ’Ω„ΩŽΩ‰ ΩˆΩŽΩ†ΩΨΉΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ω†Ω‘ΩŽΨ΅ΩΩŠΩ’Ψ±Ω. ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩ‘ΩΨ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ―Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِهِ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΨ­Ω’Ψ¨ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ.

Arab Latin: Hasbunallaah wa ni'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Subhaanallaahi mil-al miizaani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridhaa wa zinatal 'arsyi. Laa malja-a minallaahi illaa ilaihi subhaanallaahi 'adadasy syaf'i wal witir. Wa 'adada kalimatillaahit taammaati kullaha, nas-alukas salaamata birahmatika yaa arhamar raahimiin. Wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim. Wa huwa hasbunaa wa ni'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii washahbihii wasallam.

Artinya: "Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang 'Arsy. Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya. Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Cukuplah Allah yang memeliharaku, tempatku berpegang, dan sebaik-baiknya Pemberi pertolongan. Semoga Allah memberikan rahmat atas nabi kita, penghulu kami, Muhammad. Kemudian, juga kepada keluarga dan para sahabat nabi kesemuanya."

Waktu Membaca Doa Hari Asyura

Doa Asyura dibaca setelah sholat Maghrib pada Hari Asyura, yaitu 10 Muharram. Berdasarkan kalender Hijriah yang disusun Kementerian Agama RI, 10 Muharram 1448 H bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026.

Namun, pergantian hari dalam penanggalan Hijriah dimulai sejak waktu Maghrib. Dengan demikian, doa Asyura dapat dibaca setelah Maghrib pada Rabu, 24 Juni 2026.

Adapun mengenai tata caranya, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama membolehkan doa Asyura dibaca secara langsung, sementara sebagian lainnya menganjurkan untuk mendahuluinya dengan melaksanakan sholat sunnah empat rakaat dengan dua kali salam.

Pada setiap rakaat dianjurkan membaca surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlas sebanyak 50 kali. Setelah sholat sunnah selesai dilaksanakan, doa Hari Asyura dibaca.

Keutamaan Doa Asyura

Keutamaan doa Asyura disebutkan dalam beberapa keterangan ulama yang menjelaskan fadilah mengamalkannya pada Hari Asyura. Doa tersebut merupakan bentuk tawakal dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

Menurut Imam Ibnu Hajar al-Asyqalani, siapa yang membaca doa Asyura sebanyak 41 kali disebutkan tidak akan mati hatinya. Sementara itu, Sayyid Ali al-Ajhuri menjelaskan bahwa orang yang membaca kalimat "hasbunallah wa ni'mal wakil, ni'mal maula wa ni'ma nashir" sebagaimana dalam doa Asyura, Allah SWT akan menjaganya dari berbagai keburukan selama tahun tersebut.

Demikianlah informasi mengenai doa Asyura, mulai dari bacaan, waktu mengamalkan, hingga keutamaannya. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads