Bacaan Niat Puasa Asyura 10 Muharram Lengkap Tata Caranya

Bacaan Niat Puasa Asyura 10 Muharram Lengkap Tata Caranya

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 17 Jun 2026 23:00 WIB
Ilustrasi Puasa Zulhijah
Ilustrasi puasa Asyura (Foto: Hello Aesthe/Pexels)
Makassar -

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

Dalam buku Panduan Puasa oleh Fakhrizal Idris dijelaskan bahwa puasa Asyura adalah puasa yang paling utama dilakukan pada bulan ini. Puasa Asyura sendiri memiliki berbagai keutamaan, salah satunya dihapuskan dari dosa setahun.

Sebelum melaksanakan puasa Asyura, penting untuk memahami bacaan niat serta tata cara pelaksanaannya agar ibadah dapat dijalankan dengan benar. Nah, bagi yang ingin menjalankan amalan ini berikut informasi niat, tata cara, hingga tingkatannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuk, simak selengkapnya!

Bacaan Niat Puasa Asyura

Niat puasa sebaiknya dibaca pada malam hari, yakni sejak setelah Maghrib hingga sebelum terbit fajar. Namun karena puasa Asyura termasuk puasa sunnah, maka bagi seseorang yang belum sempat berniat pada malam hari masih boleh berniat setelah terbit fajar hingga sebelum waktu Zuhur selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, maupun aktivitas lain yang membatalkan puasa.

ADVERTISEMENT

Berikut masing-masing niatnya:

Niat Puasa Asyura Malam Hari

Berikut niat puasa Asyura yang dibaca pada malam-sebelum fajar yang dikutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ عَاشُرَ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω‹ Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰.

Arab Latin: Naiwaitu shauma 'aasyura sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Arti: Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala.

Niat Puasa Asyura Pagi Hari

Berikut niat puasa Asyura yang dibaca pada pagi hari yang dikutip dari laman Nahdlatul Ulama:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ Ω‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ Ψ§Ω„ΩŠΩŽΩˆΩ’Ω…Ω ΨΉΩŽΩ†Ω’ أَدَاِؑ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω Ψ§Ω„Ψͺَا سُوعَاؑ أو عَا شُورَاؑ لِلهِ ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma hΓ’dzal yaumi 'an adΓ’'i sunnatit TasΓ»'Γ’ awil Γ’syΓ»rΓ’ lillΓ’hi ta'Γ’lΓ’

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasua atau Asyura hari ini karena Allah SWT."

Tata Cara Puasa Sunnah yang Benar

Agar pelaksanaan Puasa Sunnah Asyura sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, berikut tata cara yang perlu diperhatikan yang dilansir dari laman Baznas:

1. Melaksanakan pada tanggal 10 Muharram

Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Untuk lebih menyempurnakannya, disunnahkan juga berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) atau bahkan menambahkan tanggal 11 Muharram.

Ini berdasarkan hadits dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Berpuasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi dengan berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya." (HR. Ahmad)

2. Membaca Niat Puasa Asyura

Niat puasa dapat dilakukan pada malam hari sebelum berpuasa. Untuk puasa sunnah, niat juga diperbolehkan pada pagi hari sebelum waktu zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum sejak terbit fajar.

3. Melaksanakan Sahur

Puasa Asyura tidak memerlukan sahur secara khusus, namun sahur tetap sangat dianjurkan sebagaimana sunnah dalam setiap puasa.

4. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa

Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa. Selain itu, dianjurkan pula menjaga lisan, pandangan, dan perilaku dari perbuatan yang tidak bermanfaat atau dilarang agama.

5. Memperbanyak Ibadah dan Amal Kebaikan

Hari Asyura merupakan hari yang penuh keutamaan. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, membaca Al-Qur'an, berzikir, bersedekah, dan melakukan berbagai amal saleh lainnya selama menjalankan puasa.

6. Menyegerakan Berbuka Saat Maghrib

Ketika matahari terbenam, puasa dapat diakhiri dengan berbuka. Tidak ada tata cara khusus dalam berbuka Puasa Asyura. Cukup membaca doa berbuka puasa dan mengonsumsi makanan secukupnya sesuai sunnah.

Tingkatan Puasa Asyura

Menyadur buku Serba-serbi Puasa Asyura oleh Fawaeds Syafiiyah, ada 3 tingkatan dalam melaksanakan puasa Asyura yakni:

  • Tingkatan 1: puasa tanggal 9,10,11
  • Tingkatan 2: puasa tanggal 1, 10 atau 10,11
  • Tingkatan 3: puasa tanggal 10 saja

Itulah bacaan niat puasa Asyura 10 Muharram lengkap dibaca malam dan pagi hari. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads