11 Manfaat Jalan Kaki Pagi, Cegah Diabetes hingga Serangan Jantung

11 Manfaat Jalan Kaki Pagi, Cegah Diabetes hingga Serangan Jantung

Puspita Dian Sukmawati Zuhri - detikSulsel
Rabu, 13 Mei 2026 23:00 WIB
ilustrasi jalan kaki
Ilustrasi jalan kaki pagi (Foto: thinkstock)
Makassar -

Kesibukan sehari-hari sering kali membuat aktivitas fisik seperti jalan kaki pagi semakin jarang dilakukan oleh masyarakat. Padahal, rutin jalan kaki di pagi hari terbukti memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Olahraga ini merupakan jenis aktivitas yang sangat mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya sama sekali. Lantas, apa saja manfaat jalan kaki pagi yang bisa didapatkan?

Nah, berikut ini sejumlah manfaat jalan kaki pagi, sebagaimana dirangkum detikSulsel dari laman Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan dan Harvard Health Publishing. Yuk, disimak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manfaat Jalan Kaki Pagi

Aktivitas jalan kaki pada pagi hari memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian. Berikut manfaatnya:

1. Mencegah Diabetes Tipe 2

Rutinitas jalan kaki setiap pagi merupakan langkah yang efektif bagi detikers untuk mencegah risiko penyakit diabetes tipe 2. Olahraga ringan ini berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin agar tubuh mampu menggunakan glukosa secara lebih efisien.

ADVERTISEMENT

Selain sebagai pencegahan, jalan kaki pagi juga sangat bermanfaat bagi mereka yang sudah mengidap diabetes. Dengan rutin bergerak, kestabilan kadar gula darah dalam tubuh dapat terjaga dengan lebih baik.

2. Mencegah Serangan Jantung

Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dengan berjalan kaki secara rutin. Aktivitas ini terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Dengan kondisi tersebut, risiko terkena serangan jantung maupun penyakit jantung lainnya akan berkurang. Selain itu, jalan kaki juga berperan dalam memperlancar sirkulasi darah, memperkuat jantung, serta meningkatkan denyut jantung.(1)

3. Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Aktivitas jalan kaki pada pagi hari secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kanker payudara pada wanita. Berdasarkan studi dari American Cancer Society, wanita yang berjalan kaki tujuh jam atau lebih selama seminggu memiliki risiko 14% lebih rendah dibandingkan dengan yang berjalan kaki selama tiga jam atau kurang dalam seminggu.

Manfaat berjalan kaki tetap dapat dirasakan meskipun seseorang sudah memiliki faktor risiko kanker payudara. Aktivitas di pagi hari ini memberikan perlindungan bagi wanita dengan kondisi berat badan berlebih dan mereka yang rutin mengonsumsi suplemen hormon yang merupakan faktor risiko kanker payudara.(2)

4. Menurunkan Berat Badan

Berjalan kaki di pagi hari merupakan metode yang efektif untuk menjaga berat badan tetap ideal. Dengan durasi selama 30 menit setiap hari, aktivitas ini mampu membakar setidaknya 150 kalori.

Tingkat pembakaran energi tersebut akan semakin meningkat apabila langkah kaki dilakukan dengan lebih cepat. Selain itu, olahraga ringan ini sangat aman bagi ibu yang ingin merampingkan perut pasca melahirkan.(1)

5. Menetralisir Gen Obesitas

Risiko obesitas pada seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor genetika. Namun, penelitian dari Harvard mengungkapkan bahwa kebiasaan jalan kaki pagi mampu menetralisir dampak gen pemicu kegemukan tersebut.

Studi tersebut meneliti 32 gen pemicu obesitas pada lebih dari 12.000 orang untuk mengetahui seberapa besar kontribusi 32 gen tersebut terhadap berat badan. Hasilnya menunjukkan partisipan yang rutin berjalan cepat selama satu jam setiap hari mampu mengurangi dampak genetik tersebut hingga separuhnya.

6. Mengendalikan Keinginan Makan Makanan Manis

Konsumsi makanan manis secara berlebihan diketahui dapat menyebabkan dampak berbahaya bagi kesehatan. Namun, kebiasaan jalan kaki di pagi hari terbukti efektif dalam membantu mengendalikan keinginan menyantap hidangan manis tersebut.

Studi dari Universitas Exeter menunjukkan bahwa berjalan selama 15 menit mampu menekan keinginan mengonsumsi cokelat, terutama saat seseorang sedang stres. Selain itu, temuan terbaru memperkuat bahwa aktivitas ini dapat mengurangi keinginan seseorang untuk mengonsumsi berbagai jenis camilan manis.(2)

7. Mengurangi dan Mencegah Stres

Kebiasaan rutin berjalan kaki terbukti mampu mengurangi sekaligus mencegah timbulnya stres. Saat melakukan aktivitas fisik ini, tubuh secara alami akan melepaskan hormon endorfin.

Hormon tersebut berperan penting dalam memperbaiki suasana hati serta meminimalisir perasaan cemas dan depresi. Selain memberikan ketenangan mental, olahraga ringan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih nyenyak.(1)

8. Meredakan Nyeri Sendi

Berjalan kaki pada pagi hari merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan dan kekuatan persendian tubuh. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa aktivitas ini mampu meredakan nyeri akibat radang sendi serta mencegah kemunculannya jika dilakukan sejauh 8 hingga 9 kilometer per minggu.

Jalan kaki pagi hari memberikan perlindungan terhadap sendi, terutama area yang rentan terhadap osteoarthritis , seperti lutut dan pinggul. Aktivitas ini melindungi sendi dengan melumasi area sendi sekaligus memperkuat otot-otot yang menopangnya.

9. Meningkatkan Fungsi Kekebalan Tubuh

Berjalan kaki pada pagi hari menjadi pilihan praktis bagi detikers yang ingin meningkatkan kekebalan tubuh. Berdasarkan penelitian terhadap lebih dari 1.000 partisipan, mereka yang rutin berjalan kaki setidaknya 20 menit selama lima hari seminggu mengalami penurunan hari sakit sebesar 43%.

Angka tersebut menunjukkan perlindungan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan individu yang jarang jalan kaki atau hanya melakukannya sekali seminggu. Selain itu, detikers yang rutin jalan kaki akan merasakan gejala yang lebih ringan serta durasi pemulihan yang jauh lebih cepat saat jatuh sakit.(2)

10. Meningkatkan Energi

Berjalan kaki dianggap sebagai metode yang lebih efektif untuk memulihkan stamina tubuh dibandingkan dengan mengonsumsi secangkir kopi. Aktivitas fisik yang sederhana ini bekerja dengan cara memperlancar distribusi aliran oksigen ke seluruh bagian tubuh secara maksimal.

Selain itu, bergerak secara aktif akan mengaktifkan hormon kortisol, epinefrin, dan norepinefrin. Kombinasi dari kedua proses tersebut secara otomatis akan membuat tubuh terasa jauh lebih segar dan berenergi.

11. Mencegah Sakit Pinggang

Melakukan aktivitas jalan kaki pagi secara rutin dan teratur berperan penting dalam memperkuat otot-otot kaki serta area punggung belakang. Kekuatan otot yang terjaga ini sangat efektif untuk mencegah munculnya rasa sakit pada pinggang sekaligus mencegah terjadinya sakit pinggang yang berulang.(1)

Itulah beberapa manfaat jalan kaki pagi bagi kesehatan. Semoga membantu ya, detikers!

Referensi:

  1. Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan
  2. Harvard Health Publishing


(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads