1 Anjing Terkam Bocah 5 Tahun di Polman Positif Rabies

Sulawesi Barat

1 Anjing Terkam Bocah 5 Tahun di Polman Positif Rabies

Abdy Febriady - detikSulsel
Kamis, 09 Apr 2026 16:00 WIB
Salah satu anjing liar yang menyerang bocah 5 tahun di Polewali Mandar positif rabies.
Foto: Kasus serangan anjing liar di Polewali Mandar kembali terjadi, kali ini menimpah bocah 5 tahun. (dok. istimewa)
Polman -

Satu anjing yang menerkam bocah laki-laki bernama Wira (5) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) dipastikan positif rabies. Dinas terkait akan melakukan vaksinasi darurat hingga eliminasi selektif terhadap hewan di sekitar lokasi kejadian untuk memutus rantai penularan rabies.

"Positif itu (rabies)," kata Sekretaris Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Polman, Akhmad Farid kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

Kepastian tersebut diketahui berdasarkan Laporan Hasil Uji (LHU) dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros dengan Nomor Registrasi 070004/R730801/04/2026 yang terbit pada 8 April kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil pemeriksaan sampel yang dikirim ke BBVet Maros, ada satu yang positif," ungkap Farid.

ADVERTISEMENT

Sementara Kepala UPTD Puskeswan Mapilli drh Isnania Bagenda mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait penelusuran dan pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) atau Serum Anti Rabies (SAR) korban yang teridentifikasi.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait penanganan medis yang diperlukan termasuk pemberian vaksin anti rabies bagi korban yang teridentifikasi, serta melakukan penelusuran terhadap warga yang mungkin telah menjadi korban gigitan atau kontak erat dengan anjing tersebut," terangnya.

Isnania juga mengaku akan melakukan vaksinasi darurat hingga eliminasi selektif terhadap hewan penular rabies (HPR) di sekitar lokasi kejadian.

"Kami akan melakukan tindakan teknis di lapangan berupa eliminasi selektif atau vaksinasi darurat pada hewan di sekitar lokasi kejadian guna memutus rantai penularan," jelasnya.

Isnania menambahkan, pihaknya juga telah mengedukasi masyarakat terkait bahaya rabies dan langkah pertama yang dapat dilakukan untuk menangani luka akibat gigitan HPR.

Diberitakan sebelumnya, bocah laki-laki bernama Wira (5) diserang 3 ekor anjing ketika sedang bermain bersama temannya di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Senin (30/3) sekira pukul 17.30 Wita. 1 anjing berhasil dilumpuhkan dengan cara ditembak hingga mati.

"Itu anak lagi bermain berdua bersama temannya di sekitar perumahan, memang lagi sepi, tiba-tiba datang itu anjing. Ini anak-anak lari, cuman yang satu itu (korban) terjatuh, sehingga dialah yang diserang anjing," kata Camat Wonomulyo, Samiaji saat dihubungi, Selasa (31/3).




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads