1 dari 3 Anjing Liar Serang Bocah 5 Tahun di Polman Mati Ditembak

Sulawesi Barat

1 dari 3 Anjing Liar Serang Bocah 5 Tahun di Polman Mati Ditembak

Abdy Febriady - detikSulsel
Selasa, 31 Mar 2026 18:00 WIB
Kawanan anjing liar menyerang bocah 5 tahun di Polewali Mandar. Satu anjing dilumpuhkan, pencarian dua lainnya masih dilakukan.
Foto: Kawanan anjing liar menyerang bocah 5 tahun di Polewali Mandar. Satu anjing dilumpuhkan. (dok. istimewa)
Polewali Mandar -

Kawanan anjing liar menyerang bocah laki-laki bernama Wira (5) di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Dari 3 ekor anjing yang menyerang korban, 1 telah dilumpuhkan dengan cara ditembak mati.

"Ada penembak dua orang (anggota Perbakin) kebetulan warga setempat, jadi mereka ikut membantu untuk melumpuhkan anjing tersebut karena meresahkan," kata Camat Wonomulyo, Samiaji melalui sambungan telepon, Selasa (31/3/2026).

Anjing liar ini dilumpuhkan saat berkeliaran di areal persawahan di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Selasa (31/3) sekira pukul 10.00 Wita. Keberadaan anjing liar ini telah diintai warga bersama dua anggota Perbakin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lama kita tunggu ini anjing. Ditembak dari jarak sekira 50 meter, sekali tembak langsung kena," ungkap Samiaji.

Menurut Samiaji, hingga saat ini pihaknya bersama warga masih berupaya mencari dua ekor anjing liar yang menyerang korban. Warga diimbau mengandangkan anjing peliharaan untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

"Kita masih melakukan pencarian, siapa tahu masih ada anjing liar di sekitar sini. Sebelumnya kita juga sudah mengimbau warga mengandangkan anjingnya, kalau dibiarkan berkeliaran mohon maaf kalau dilumpuhkan," terangnya.

Diakui Samiaji, pihak puskeswan segera turun untuk memastikan apakah anjing yang dilumpuhkan terinfeksi rabies atau tidak. Hal ini penting untuk memastikan tindakan medis ke korban yang baru diserang.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Puskeswan. Informasinya mereka segera turun periksa itu anjing untuk memastikan apakah rabies atau tidak," imbuhnya.

Sementara Ketua Perbakin Polman, Rahmat Tasman mengakui sejumlah anggotanya telah meminta izin untuk ikut menangani anjing liar yang meresahkan warga.

"Tadi malam teman-teman Perbakin yang berdomisili di Wonomulyo minta izin koordinasi ikut menangani anjing liar," ujarnya melalui pesan singkat.

Diberitakan sebelumnya, bocah Wira diserang anjing liar saat bermain di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman pada Senin (30/3) sekira pukul 17.30 Wita. Wira telah mendapatkan perawatan di puskesmas dan kini sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan

"Itu anak lagi bermain berdua bersama temannya di sekitar perumahan. Memang lagi sepi, tiba-tiba datang itu anjing," kata Camat Wonomulyo, Samiaji melalui sambungan telepon, Selasa (31/3).



(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads