Teror Anjing Liar Serang Bocah di Polman Kian Menjadi-jadi

Sulawesi Barat

Teror Anjing Liar Serang Bocah di Polman Kian Menjadi-jadi

Tim detikcom - detikSulsel
Rabu, 01 Apr 2026 06:47 WIB
Kasus serangan anjing liar di Polewali Mandar kembali terjadi, kali ini menimpah bocah 5 tahun.
Foto: Kasus serangan anjing liar di Polewali Mandar kembali terjadi, kali ini menimpah bocah 5 tahun. (dok. istimewa)
Polewali Mandar -

Teror kawanan anjing liar di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), kian menjadi-jadi dalam dua bulan terakhir. Kawanan anjing liar itu telah menyerang 4 anak yang sedang bermain dan mencari ikan.

Dalam catatan pemberitaan detikcom, kawanan anjing liar pertama kali menyerang dua anak kakak dan adik, Padli (9) dan Alif (7). Peristiwa itu terjadi di areal persawahan Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, pada Kamis (19/2) sekitar pukul 10.00 Wita.

"Itu anak pergi tangkap ikan di saluran air sawah, di situlah digigit (anjing)," ujar Kepala Desa Banua Baru, M Taufik kepada detikcom, Kamis (19/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufik mengatakan anjing liar yang menyerang korban berjumlah sekitar enam ekor. Beruntung, ada seorang petani yang melintas dan mengusir kawanan anjing liar tersebut.

"Kebetulan ada petani lewat langsung diusir itu anjing. Bayangkan, itu orang yang tolong sempat dikira bangkai itu yang dikeroyok, ditarik-tarik anjing, ternyata anak kecil," paparnya.

ADVERTISEMENT

"(Korbannya) Adik kakak kasihan, lumayan parah lukanya akibat gigitan anjing. Sudah dibawa ke rumah sakit," tutur Taufik.

Warga kemudian memburu kawanan anjing liar itu menggunakan senapan angin. Masyarakat juga menggunakan umpan yang diberi racun untuk melumpuhkan binatang tersebut.

"Tadi malam itu yang satu ekor (anjing) dilumpuhkan dengan cara ditembak pas kena kepalanya," bebernya.

Taufik mengatakan warga siaga untuk memburu anjing liar yang muncul tiap malam. Hasilnya, satu ekor anjing lainnya juga berhasil dilumpuhkan setelah terpisah dari rombongannya.

"Semalam muncul lagi (anjing) masuk kampung. Ramai-ramai, namun satu sempat terpisah, itu yang berhasil dibunuh," ungkapnya.

Balita 3 Tahun Diserang di Sawah

Belakangan, serangan kawanan anjing liar kembali terjadi di Desa Bakka-Bakka, Kecamatan Wonomulyo, Jumat (19/3) sekira pukul 17.00 Wita. Korbannya adalah balita bernama Ilham (3) yang sedang bermain di sawah.

"Katanya lagi main di sawah itu anak (korban) sama teman-temannya, lalu diserang anjing," kata Kepala Desa Bakka-Bakka, Sudirman kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (19/3).

Menurut Sudirman, korban selamat berkat pertolongan keluarganya. Serangan anjing menimbulkan sejumlah luka di tubuh korban hingga dilarikan ke puskesmas.

"Korban diselamatkan keluarganya. Saya lihat lukanya (korban) ada di kepala, ada juga di paha," tuturnya.

Bocah 5 Tahun Diserang di Perumahan

Terbaru, kasus serangan anjing liar terjadi di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman pada Senin (30/3) sekira pukul 17.30 Wita. Kali ini, korbannya anak bernama Wira (5) yang bermain di dalam kompleks perumahan.

"Itu anak lagi bermain berdua bersama temannya di sekitar perumahan. Memang lagi sepi, tiba-tiba datang itu anjing," kata Camat Wonomulyo, Samiaji melalui sambungan telepon, Selasa (31/3).

Dia menyebut, korban menderita sejumlah luka di tubuhnya akibat gigitan anjing liar. Korban telah dipulangkan ke rumahnya usai menjalani perawatan di RS Pratama Wonomulyo.

"Ada beberapa luka, tadi menurut yang rawat katanya luka gigitan. Korban sudah pulang ke rumahnya, tadi sempat bawa ke rumah sakit untuk perawatan," imbuhnya.

Samiaji mengaku belum memastikan apakah anjing yang menyerang korban terinfeksi rabies atau tidak. Dia menyebut dari keterangan teman korban, ada tiga ekor anjing yang melakukan penyerangan.

"Soal terinfeksi rabies atau tidak itu kita belum pastikan. Tapi mungkin ini adalah anjing sama yang sebelumnya menyerang anak-anak lain di daerah ini," bebernya.

Warga Berburu Anjing Liar

Warga yang resah kemudian berburu anjing liar itu menggunakan senapan angin. Dua anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) yang merupakan warga setempat turun bersama warga lainnya.

"Ada penembak dua orang (anggota Perbakin) kebetulan warga setempat, jadi mereka ikut membantu untuk melumpuhkan anjing tersebut karena meresahkan," kata Samiaji.

Anjing liar ini dilumpuhkan saat berkeliaran di areal persawahan di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Selasa (31/3) sekira pukul 10.00 Wita. Keberadaan anjing liar ini telah diintai warga bersama dua anggota Perbakin.

"Lama kita tunggu ini anjing. Ditembak dari jarak sekira 50 meter, sekali tembak langsung kena," ungkap Samiaji.

Samiaji menuturkan pihaknya bersama warga masih berupaya mencari dua ekor anjing liar yang menyerang korban. Warga juga diimbau mengandangkan anjing peliharaan untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan.

"Kita masih melakukan pencarian, siapa tahu masih ada anjing liar di sekitar sini. Sebelumnya kita juga sudah mengimbau warga mengandangkan anjingnya, kalau dibiarkan berkeliaran mohon maaf kalau dilumpuhkan," terangnya.

Kita masih melakukan pencarian, siapa tahu masih ada anjing liar di sekitar sini. Sebelumnya kita juga sudah mengimbau warga mengandangkan anjingnya, kalau dibiarkan berkeliaran mohon maaf kalau dilumpuhkan," terangnya.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Perjuangan Warga di Polman Tandu Jenazah 10 Km Terjang Sungai dan Hutan "
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads