Kapan Penetapan 1 Ramadhan 2026? Ini Jadwal hingga Link Streamingnya

Kapan Penetapan 1 Ramadhan 2026? Ini Jadwal hingga Link Streamingnya

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Senin, 16 Feb 2026 23:00 WIB
Pemantauan hilal penetapan 1 Ramadhan 2026
Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO /MOHAMMAD AYUDHA)
Makassar -

Penetapan awal Ramadhan selalu menjadi momen yang dinantikan umat Islam di Indonesia. Setiap tahunnya, masyarakat menunggu kepastian kapan 1 Ramadhan ditetapkan secara resmi sebagai penanda dimulainya ibadah puasa.

Pertanyaan tentang kapan penetapan 1 Ramadhan 2026 pun semakin ramai diperbincangkan seiring mendekatnya bulan suci. Kepastian tersebut akan diumumkan pemerintah melalui sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak.

Lantas, kapan penetapan 1 Ramadhan 2026?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut informasi lengkap mengenai jadwal pelaksanaan, tahapan sidang isbat, hingga link streaming resmi yang bisa diakses untuk menyaksikan pengumumannya secara langsung. Yuk, simak selengkapnya!

Kapan Penetapan 1 Ramadhan 2026?

Mengacu pada Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat, penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah dilakukan melalui sidang isbat dengan menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal. Sidang isbat sendiri merupakan forum musyawarah antara pemerintah, zuama (tokoh/pemimpin organisasi), dan ulama untuk memberikan pertimbangan kepada Menteri Agama dalam menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi dari laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI, Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1447 H dijadwalkan digelar pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang tersebut akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.30 WIB.

Sidang isbat ini akan dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam, Majelis Ulama Indonesia, BMKG, para ahli falak, perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), serta perwakilan Mahkamah Agung RI.

Adapun agenda sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H yaitu:

  • Seminar Posisi Hilal: 16.30 WIB
  • Pelaksanaan Sidang Isbat: 18.30 WIB (tertutup untuk umum)
  • Konferensi Pers Penetapan 1 Ramadhan 1447 H: 19.05 WIB

Sidang isbat penetapan awal Ramadhan 1447 H/2026 akan disiarkan secara resmi melalui kanal media sosial Kementerian Agama RI dan Bimas Islam. Masyarakat dapat menyaksikan siaran langsung melalui kanal YouTube Kemenag RI, Bimas Islam TV, serta akun TikTok dan Instagram Bimas Islam.

Agar lebih mudah mengaksesnya, berikut link streaming yang dapat digunakan:

Selain itu, detikSulsel juga menyediakan siaran langsung yang dapat diakses melalui:

Tahapan Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan

Melansir laman Baznas, sidang Isbat untuk menentukan 1 Ramadhan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yakni:

1. Pemaparan Data Hisab (Astronomi)

Tim ahli dari Kemenag akan memaparkan data posisi hilal atau bulan sabit muda berdasarkan perhitungan astronomi. Data hisab ini menjadi dasar ilmiah awal dalam penentuan awal Ramadhan sebelum dilakukan pengamatan langsung di lapangan.

2. Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal

Setelah pemaparan hisab, dilakukan verifikasi terhadap hasil pemantauan hilal melalui kegiatan rukyatul hilal. Pengamatan dilakukan di beberapa titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Lokasi-lokasi tersebut dipilih secara strategis untuk memperoleh laporan terbaik mengenai kemungkinan terlihatnya hilal.

3. Musyawarah dan Pengambilan Keputusan

Seluruh pihak yang hadir dalam sidang isbat kemudian melakukan musyawarah untuk menetapkan keputusan akhir. Hasil sidang inilah yang menjadi acuan resmi pemerintah dan akan diumumkan kepada masyarakat melalui konferensi pers.

Pentingnya Sidang Isbat Awal Ramadhan

Melansir dari laman resmi Kemenag, penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah melalui sidang isbat telah berlangsung sejak dekade 1950-an, sebagian sumber menyebut tahun 1962. Hasilnya diumumkan langsung oleh Menteri Agama.

Selanjutnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan Keputusan Fatwa Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Fatwa itu menetapkan bahwa penentuan awal bulan dilakukan berdasarkan metode rukyat dan hisab oleh Pemerintah RI melalui Menteri Agama, serta berlaku secara nasional.

Sidang isbat penting karena Indonesia bukan negara agama dan bukan pula negara sekuler. Karena itu, urusan penetapan hari besar keagamaan tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada individu atau golongan tertentu.

Sidang isbat juga diperlukan mengingat banyaknya organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia yang memiliki metode dan standar masing-masing dalam menentukan awal bulan Hijriah. Perbedaan pandangan kerap muncul akibat variasi mazhab dan metode yang digunakan, sehingga sidang isbat menjadi forum bersama untuk bermusyawarah dan mengambil keputusan.

Itulah informasi lengkap mengenai kapan penetapan 1 Ramadhan 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads