Menjelang datangnya bulan suci, banyak umat Islam mulai mencari tahu kapan Ramadhan 2026 akan dimulai. Menariknya, penetapan awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi berbeda antara pemerintah, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), serta An-Nadzir.
Mengetahui jadwal awal Ramadhan 2026 akan memudahkan umat Islam untuk melakukan hitung mundur sekaligus mempersiapkan diri dengan lebih matang. Persiapan yang baik diharapkan dapat membantu setiap muslim menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan optimal.
Untuk itu, artikel ini menyajikan jadwal serta hitung mundur menuju Ramadhan 2026 berdasarkan perkiraan pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan An-Nadzir. Yuk, simak dan persiapkan diri menyambut bulan suci penuh berkah!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hitung Mundur Ramadhan 2026
Adapun jadwal serta hitung mundur menuju Ramadhan 2026 versi pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan An-Nadzir adalah sebagai berikut:
Hitung Mundur Ramadhan 2026 Versi Pemerintah
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, awal Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Jika dihitung mundur dari hari ini, Sabtu, 14 Februari 2026, maka tersisa 5 hari menuju Ramadhan 2026 berdasarkan perkiraan pemerintah.
Pemerintah baru akan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H/2026 M secara resmi setelah melaksanakan sidang isbat. Dilansir dari akun Instagram Bimas Islam Kemenag RI, Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1447 H dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026.
Hitung Mundur Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah
Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 H melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447 H dan Maklumat Nomor 02/MLM/I.1/B/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
Berdasarkan KHGT dan maklumat tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Apabila dihitung sejak hari ini, Sabtu 14 Februari 2026, maka Ramadhan 2026 tinggal 4 hari lagi.
Hitung Mundur Ramadhan 2026 Versi NU
Menukil laman resmi NU Online, awal Ramadhan 2026 diperkirakan bertepatan dengan hari Kamis, 19 Februari 2026. Jadwal tersebut sama dengan perkiraan pemerintah.
Jika dihitung dari hari Sabtu, 14 Februari 2026, umat Islam masih memiliki waktu 5 hari untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan 2026.
Meski demikian, NU nantinya akan tetap melakukan pemantauan hilal pada akhir bulan Syaban untuk menetapkan awal Ramadhan 2026 secara resmi.
Hitung Mundur Ramadhan 2026 Versi An-Nadzir
Jemaah An-Nadzir Gowa memperkirakan awal puasa Ramadhan 1447 H akan dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Perkiraan ini merupakan hasil pemantauan awal Bulan yang masih terus berjalan.
"Karena ada juga Hadits nabi untuk mencukupkan Syaban 30 hari. Kemudian, adanya fenomena alam tentang akan terjadinya gerhana Matahari cincin, itu juga salah satu petunjuk tentang pergantian Bulan," kata Pimpinan Jemaah An-Nadzir Gowa Samiruddin Pademmui kepada detikSulsel, Sabtu (31/1/2026).
"Jadi estimasi sementara sekarang ini, boleh jadi jemaah An-Nadzir akan mulai puasa 1 Ramadhan 1447 di tanggal 18 Februari 2026," sambungnya.
Berdasarkan perkiraan An-Nadzir Gowa tersebut, maka tersisa 4 hari menuju bulan puasa Ramadhan 2026 jika dihitung dari hari ini, Sabtu, 14 Februari 2026.
Untuk memudahkan detikers, berikut jadwal dan hitung mundur menuju Ramadhan 2026 yang lengkap:
| Versi | Awal Ramadhan 2026 | Sisa Hari Menuju Ramadhan 2026 |
|---|---|---|
| Pemerintah | Kamis, 19 Februari 2026 | 5 hari |
| NU | Kamis, 19 Februari 2026 | 5 hari |
| Muhammadiyah | Rabu, 18 Februari 2026 | 4 hari |
| An-Nadzir | Rabu, 18 Februari 2026 | 4 hari |
Demikianlah jadwal dan hitung mundur menuju Ramadhan 2026 versi perkiraan pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan An-Nadzir. Selamat mempersiapkan diri menuju bulan suci Ramadhan, detikers!
(alk/alk)











































