Diminta Gubernur Sulsel Jawab Isu Ganti Sekda, Plt Kepala BKD Pilih Bungkam

Diminta Gubernur Sulsel Jawab Isu Ganti Sekda, Plt Kepala BKD Pilih Bungkam

Xenos Zulyunico - detikSulsel
Senin, 28 Nov 2022 20:01 WIB
Plt Kepala BKD Sulsel Imran Jausi.
Foto: Plt Kepala BKD Sulsel Imran Jausi. (Dok. Istimewa)
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman (ASS) enggan memberikan klarifikasi terkait isu pengusulan pergantian Abdul Hayat Gani sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). ASS lantas meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menanggapi, namun Plt Kepala BKD Imran Jausi juga memilih bungkam.

detikSulsel berupaya meminta penjelasan Imran Jausi usai diinformasikan tidak berada di kantornya di kompleks Kantor Gubernur Sulsel, Senin (28/11/2022). Informasi yang diterima, Imran Jausi sedang menghadiri rapat di DPRD Sulsel. Namun saat berada di lokasi, Imran Jausi sudah tidak berada di tempat.

Namun Imran Jausi tidak menanggapi upaya konfirmasi wartawan. Upaya konfirmasi lewat panggilan telepon beberapa kali, maupun pesan elektronik tidak direspons.


Sementara itu, Gubernur Sulsel tidak mau ambil pusing dan memberi penjelasan soal isu pergantian Sekda. Dia beralasan hal tersebut merupakan ranah BKD Sulsel.

"Tanya BKD. Kalau saya tidak urus masalah begituan ya. Saya tidak ada pusing," tutur Andi Sudirman kepada wartawan saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Senin (28/11).

Menurutnya, semua pejabat bisa bisa dievaluasi tidak terkecuali bagi Sekda sekali pun. BKD Sulsel kata Andi Sudirman, bertanggung jawab mengevaluasi kinerja pejabat setiap enam bulan.

"Karena evaluasi rutin itu dari BKD ya. Eselon 1, eselon 2 semuanya ASN memang wajib dievaluasi. Setiap 6 bulan kita berlakukan di sini," urai Andi Sudirman.

Legislator Sulsel Minta ASS Terbuka

Legislator DPRD Sulsel Azhar Arsyad menyoroti sikap Gubernur Sulsel ASS yang enggan mengklarifikasi kabar pengusulan pergantian Abdul Hayat Gani sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel. Padahal menurut Azhar, masyarakat berhak tahu kebenarannya.

"Kalau saya kan, katakan saja apa adanya toh. Kalau saya kan, kalau ada masalah dibicarakan," ujar Azhar kepada wartawan di Gedung DPRD Sulsel, Senin (28/11).

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini menilai, Gubernur ASS semestinya memberikan penjelasan yang tuntas. Pasalnya dia beranggapan sekda merupakan pejabat publik.

"Iya (meminta ASS agar terbuka), karena itu hak publik juga kan. Kan Gubernur, Sekprov (Sekda) itu kan pejabat publik," imbuhnya.

Azhar mengatakan seharusnya ASS tidak ragu untuk memberikan penjelasan kepada publik. Mengingat pergantian Sekda memang merupakan hak dan kewenangannya sebagai gubernur.

"Iya dijelaskan aja. Toh ini kewenangannya, memang haknya," kata Azhar.



Simak Video "Sah! Jokowi Lantik Andi Sudirman Jadi Gubernur Sulsel 2022-2023"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)