Fakta-fakta Bentrokan di Maluku Berujung 2 Warga Tewas-2 Polisi Kena Panah

Maluku

Fakta-fakta Bentrokan di Maluku Berujung 2 Warga Tewas-2 Polisi Kena Panah

Tim detikcom - detikSulsel
Minggu, 13 Nov 2022 08:18 WIB
Bentrokan warga di Maluku Tenggara
Foto: Dokumen Istimewa
Maluku Tenggara -

Bentrokan antarwarga dari dua desa di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, kembali pecah. Bentrokan tersebut menyebabkan dua warga tewas dan sejumlah bangunan dibakar.

Bentrokan tersebut melibatkan warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat, Sabtu (12/11) sekitar pukul 07.00 WIT. Selain dua korban tewas, bentrokan juga menyebabkan dua polisi terkena anak panah.

Dirangkum detikcom, Minggu (13/11/2022), berikut fakta-fakta bentrokan maut warga dua desa di Kecamatan Kei Besar, Maluku Tenggara, Maluku:


1. Bentrokan Susulan

Untuk diketahui, bentrokan warga dari Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat sempat terjadi pada 6 dan 7 Oktober 2022. Saat itu, 30 warga dilaporkan luka-luka.

Bentrokan pada awal Oktober lalu ini dipicu bentrokan antarpelajar. Belakangan orang tua dari pelajar tersebut juga terlibat bentrokan.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat mengatakan bentrokan yang terjadi pada Sabtu (12/11) kemarin adalah bentrokan susulan. Dia mengatakan kedua peristiwa bentrokan tersebut memang saling berkaitan.

"Ini terkait kasus sebelumnya yang terjadi tanggal 6 dan 7 Oktober lalu," kata Roem, (Sabtu 12/11).

2. Pemicu Bentrokan

Bentrokan yang terjadi pada Sabtu (12/11) kemarin berawal dari aksi warga Desa Bombai memasang larangan adat atau sasi di perbatasan desa. Namun warga dari Desa Ohoi Elat tak sepakat karena menganggap pihak warga Desa Bombai memasang sasi melewati batas desa.

"Sekitar pukul 7 pagi sekelompok warga dari Desa Bombai dan ada desa tetangga ikut memasang sasi. Sasi itu larangan adat di perbatasan," kata Roem.

"Kemudian ini sudah didengar dengan warga Desa Elat sehingga mereka juga mempersiapkan alat tajam," sambungnya.

Menurut Roem, warga Desa Bombai yang datang ke lokasi pemasangan sasi juga sudah membawa senjata tajam. Akibatnya bentrokan tak terhindarkan.

"Warga dari Desa Bombai tadi itu juga datang ke lokasi menggunakan alat tajam. Konvoi mereka," katanya.

Simak di halaman berikutnya..