Polisi Tegaskan Rumah Ibadah Terbakar Imbas Bentrok di Maluku Hoax!

Maluku

Polisi Tegaskan Rumah Ibadah Terbakar Imbas Bentrok di Maluku Hoax!

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Sabtu, 12 Nov 2022 20:45 WIB
Bentrokan antarwarga di Maluku Tenggara, Maluku.
Bentrokan antarwarga di Maluku Tenggara, Maluku. Foto: Dokumen Istimewa
Maluku Tenggara -

Beredar kabar rumah ibadah ikut terbakar imbas bentrokan antarwarga di Maluku Tenggara, Maluku. Polisi menegaskan kabar tersebut adalah hoax atau tidak benar.

"Kami pastikan sekaligus mengklarifikasi bahwa beredar isu bahwa ada rumah ibadah terbakar itu tidak benar," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat kepada detikcom, Sabtu (12/11/2022) malam.

"Semua rumah ibadah aman, tidak ada yang rusak sedikit pun," sambung Kombes M Roem Ohoirat.


Kendati demikian, Roem mengakui massa bentrokan ini melakukan pembakaran terhadap sejumlah rumah. Dua bangunan sekolah tak luput dari sasaran massa untuk dibakar.

"Bangunan sekolah ada dua, 1 SMP dan 1 SMA (terbakar), kemudian ada beberapa rumah warga terbakar," ungkap Kombes Roem.

2 Warga Tewas-2 Polisi Kena Panah

Bentrokan tersebut turut menyebabkan dua orang warga tewas. Salah satu warga meninggal diduga terdampak pembakaran rumah, seorang lainnya karena luka-luka.

"Itu (korban meninggal) karena rumahnya terbakar dan dia lumpuh. Memang dia tidak terbakar tapi mungkin karena menghirup asap hingga meninggal," ujarnya.

"Kemudian yang satu terluka. Terluka saja dulu lah karena masih simpang siur (penyebab korban terluka)," sambung Kombes Roem.

Sebelumnya diberitakan, bentrokan tersebut melibatkan warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat, Sabtu (12/11) pagi. Bentrokan dipicu oleh aksi warga memasang larangan adat atau sasi.

Kedua kelompok disebut saling serang menggunakan panah dan parang. Akibatnya, sejumlah warga mengalami luka-luka dan dua anggota polisi ikut terkena panah.

"Akibat kejadian tersebut ada beberapa warga dari kedua belah pihak mengalami luka-luka," kata Roem.

"Termasuk 2 anggota polisi dari Brimob Polda Maluku kemudian yang satu anggota Polsek Kei Besar mengalami luka akibat kena panah," katanya.

Tak hanya itu, massa juga dilaporkan membakar rumah hingga bangunan sekolah.

"Beberapa rumah warga terbakar kemudian ada bangunan sekolah, SMP juga terbakar," ujar Kombes M Roem.



Simak Video "Daerah yang Berpotensi Tsunami Usai Gempa M 7,9 Guncang Maluku"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/asm)