Kabar Hoax Rumah Ibadah di Maluku Tenggara Terbakar Saat Bentrokan Maut Warga

Maluku

Kabar Hoax Rumah Ibadah di Maluku Tenggara Terbakar Saat Bentrokan Maut Warga

Tim detikcom - detikSulsel
Minggu, 13 Nov 2022 05:57 WIB
Bentrokan antarwarga di Maluku Tenggara, Maluku.
Foto: Dokumen Istimewa
Maluku Tenggara -

Polisi mengatakan bentrokan maut antarwarga dari dua desa di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku diwarnai kabar pembakaran masjid. Namun polisi menegaskan isu tersebut hoax.

"Kami pastikan sekaligus mengklarifikasi bahwa beredar isu bahwa ada rumah ibadah terbakar itu tidak benar," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat kepada detikcom, Sabtu (12/11/2022) malam.

Kombes Roem mengatakan tak ada rumah ibadah yang menjadi sasaran pembakaran massa. Oleh sebab itu dia menegaskan seluruh rumah ibadah aman.


"Semua rumah ibadah aman, tidak ada yang rusak sedikit pun," tegas Kombes Roem.

MUI Kei Besar Kecam Isu Masjid Terbakar: Provokator!

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kei Besar, Sulaiman Uar turut menegaskan tak ada masjid yang terbakar saat bentrok antarwarga. Dia menegaskan informasi itu sengaja dibuat oleh provokator.

"Itu informasi provokator. Semua masjid di Elat sampai Wakol itu utuh, tidak terbakar. Itu hoax," ungkap Sulaiman dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (12/11).

Sulaiman mengatakan setelah bentrokan mereda hingga saat ini, kondisi di wilayahnya aman dan terkendali.

"Kondisi sementara aman terkendali," katanya.

Kendati demikian, Kombes Roem mengakui massa bentrokan ini melakukan pembakaran terhadap sejumlah rumah. Dua bangunan sekolah tak luput dari sasaran massa untuk dibakar.

"Bangunan sekolah ada dua, 1 SMP dan 1 SMA (terbakar), kemudian ada beberapa rumah warga terbakar," ungkap Kombes Roem.

Simak di halaman berikutnya..