ACT Sulsel Pasrah Kantor Disegel usai Izin Dicabut Kemensos

ACT Sulsel Pasrah Kantor Disegel usai Izin Dicabut Kemensos

Tim detikSulsel - detikSulsel
Sabtu, 09 Jul 2022 06:30 WIB
Kantor ACT Cabang Sulsel di Kota Makassar tutup sementara.
Foto: Kantor ACT Cabang Sulsel di Kota Makassar tutup sementara. (Muh Ishak Agus/detikSulsel)
Makassar -

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Sulawesi Selatan (Sulsel) pasrah aktivitas perkantoran dihentikan usai Kementerian Sosial (Kemensos) mencabut izin pengumpulan donasi lembaga filantropi tersebut. Pemkot Makassar bahkan mengancam akan melakukan penyegelan jika kantor ACT masih beroperasi.

"Tidak ada aktivitas untuk sementara waktu karena sesuai dengan keputusan Kemensos kita juga tetap mengikuti aturan dulu," beber Kepala Cabang ACT Sulsel Maskur Muhammad kepada detikSulsel, Jumat (8/7/2022).

Kini kantor ACT Sulsel yang terletak di terletak di Jalan Sultan Alauddin Plaza Ruko BB Nomor 11, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini ini sudah tertutup rapat. Di depan pintunya terpasang secarik kertas bertuliskan, "Kantor Tutup. Segala Bentuk Aktivitas Diberhentikan Sementara."


Maskur mengaku pihaknya menutup sendiri kantornya. ACT Sulsel langsung menghentikan segala aktivitas begitu ada kebijakan dari Kemensos.

"Tutup sendiri, karena kita mengikut proses yang ada di Pusat juga," sebutnya.

ACT Sulsel pun terus berkoordinasi dengan Kantor Pusat ACT untuk arahan selanjutnya. Di samping juga menunggu kebijakan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.

"Terkait hal ini kita sampaikan ke Pusat (ACT) dulu semua, sesuai dengan aturan Kemensos," lanjut Maskur.

Maskur pun enggan menanggapi lebih jauh perihal isu yang menerpa ACT. Sekaitan dugaan isu dugaan penyalahgunaan dana untuk aktivitas terlarang.

"Informasinya langsung ke Pusat (ACT) saja boleh. Saya tidak ada statement yang bisa saya kasih keluar untuk sementara waktu," tandasnya.

Sebelumnya Maskur mengaku ada 8 orang representasi ACT di Sulsel. Dengan sekitar 2.000-an relawan yang tersebar di 24 Kabupaten/kota di Sulsel.

Program yang dijalankan ACT Sulsel selain secara mandiri, ada pula yang berdasarkan permintaan donatur yang dikerjasamakan dengan Yayasan ACT Pusat. ACT Sulsel sebagai perpanjangan tangan untuk mengimplementasikannya di daerah.

"Misalnya kayak ada mitra dari Jakarta. Saya mau bangun renovasi sekolah atau PAUD difokuskan di Pinrang, seperti itu biasanya," ungkap Maskur saat dikonfirmasi, Selasa (6/7).

Simak dana yang dikelola ACT Sulsel di halaman berikutnya.



Simak Video "Kontroversi ACT: Izin Dicabut Sampai Dugaan Aliran Dana ke Al-Qaeda"
[Gambas:Video 20detik]