Makassar Lewati Puncak Gelombang 3 COVID, Sepekan Kasus Aktif Turun 628

Makassar Lewati Puncak Gelombang 3 COVID, Sepekan Kasus Aktif Turun 628

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Rabu, 23 Mar 2022 16:58 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Foto: Kasus COVID Makassar mulai menurun. (ilustrasi/Getty Images/loops7)
Makassar -

Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) melewati puncak gelombang ketiga COVID-19. Dalam sepekan, kasus aktif tercatat mengalami penurunan hingga 628 kasus.

Data tersebut berdasarkan laporan Satgas COVID-19 di Kota Makassar per tanggal 22 Maret 2022 yang mencatat kasus aktif saat ini sebanyak 839. Sementara sepekan sebelumnya, yakni pada 15 Maret kasus aktif tercatat sebanyak 1.467. Artinya ada penurunan 628 kasus dalam sepekan terakhir.

"Dari kurva epideminya menunjukkan seperti itu, (gelombang ketiga COVID-19) sudah menurun dan melewati puncaknya," ujar pakar epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Dr Ansariadi kepada detikSulsel, Rabu (23/3/2022).


Situasi itu didukung dengan menurunnya transmisi kasus COVID-19 di Kota Makassar dengan kasus harian rerata 20-an kasus. Dari data Satgas COVID-19 Makassar tanggal 22 Maret, misalnya dilaporkan ada penambahan positif Corona 32 kasus positif.

Kondisi ini berdampak kasus terkonfirmasi aktif COVID-19 yang kini berada di angka 839 kasus. Selain itu angka kesembuhan bertambah 217 kasus, sementara kasus meninggal dilaporkan nihil.

"Hal ini dapat kita lihat dari beberapa indikator. Misalnya indikator penularan seperti kasus konfirmasi sudah turun ke transmisi level 1, yaitu kurang dari 20 kasus baru per 100 ribu penduduk per minggu," ucap dia.

Ansariadi melanjutkan, situasi itu disebut berimplikasi pada penurunan jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit (RS) yang juga mulai turun ke level 1. Dalam artian, yaitu kurang dari 5 per 100 ribu penduduk per minggu.

"Demikian juga dengan jumlah kematian per 100 ribu penduduk yang sudah turun ke level 1, yaitu kurang 1 per 100 ribu penduduk per minggu," lanjut dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas ini.

Kendati begitu positivity rate masih berada pada level sedang, yaitu 6,26% atau kurang dari 5% per minggu. Positivity rate dalam artian perbandingan antara jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

"Tapi ada kecenderungan terus membaik. Kita berharap penurunan positivity rate akan terus terjadi pada minggu minggu berikutnya. Apalagi kondisi di rumah sakit di mana BOR (tingkat keterisian tempat tidur pasien) juga sangat memadai, yaitu hanya 7,33%," urai Ansariadi.

Dari data Satgas COVID-19 Kota Makassar, dalam seminggu terakhir kasus positif Corona mencapai 220 kasus sejak 16-23 Maret 2022. Sementara angka kesembuhan naik dalam sepekan terakhir totalnya 841 pasien sembuh.

Sementara kasus kematian COVID-19 tercatat hanya ada kasus 1 pasien meninggal dalam sepekan terakhir. Data kasus kematian itu pun tercatat dari data yang diterima per tanggal 18 Maret.

Dengan begitu akumulasi kasus COVID-19 di Kota Makassar kini sebanyak 64.470 kasus. Namun 62.536 di antaranya telah dinyatakan sembuh, dan angka kematian 1.095 orang.

"Semua indikator penularan penyakit dan kapasitas respon menunjukkan ke arah yang lebih baik. Mudah-mudahan ini terus berlanjut pada beberapa minggu ke depan sehingga pelonggaran bisa dilakukan oleh pemerintah," jelas Ansariadi.

Tren Situasi Kasus COVID-19 di Makassar Sepekan Terakhir:

Selasa (22/3)

Kasus aktif: 839
Kasus positif: 32
Kasus sembuh: 217
Kasus meninggal: 0

Senin (21/3)

Kasus aktif: 1.024
Kasus positif: 12
Kasus sembuh: 49
Kasus meninggal: 0

Minggu (20/3)

Kasus aktif: 1.062
Kasus positif: 16
Kasus sembuh: 124
Kasus meninggal: 0

Sabtu (19/3)

Kasus aktif: 1.170
Kasus positif: 33
Kasus sembuh: 48
Kasus meninggal: 0

Jumat (18/3)

Kasus aktif: 1.189
Kasus positif: 33
Kasus sembuh: 231
Kasus meninggal: 1

Kamis (17/3)

Kasus aktif: 1.388
Kasus positif: 41
Kasus sembuh: 109
Kasus meninggal: 0

Rabu (16/3)

Kasus aktif: 1.457
Kasus positif: 53
Kasus sembuh: 63
Kasus meninggal: 0

Selasa (15/3)

Kasus aktif: 1.467
Kasus positif: 97
Kasus sembuh: 281
Kasus meninggal: 0



Simak Video "Cerita Jokowi Bersemedi 3 Hari Tentukan RI Tak Lockdown saat Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)