Demang Lehman, panglima Perang Banjar, ditangkap dan dihukum gantung oleh Belanda pada 1864. Kisahnya berlanjut dengan rumor kepala yang dibawa ke Belanda.
Saat melawan penjajah, para pejuang mengandalkan makanan sederhana. Menunya ada nasi oyek, singkong, nasi jagung, leughok, hingga janeng sebagai bekal.
Di sebelah Pangeran Antasari dan Pangeran Hidayatullah, ada sosok Demang Lehman yang setia pada tanah Banjar. Demang Lehman dikenal pemberani, pantang menyerah.