Para pelaku penculikan dan pembunuhan memilih korban secara acak. Nama kepala cabang (kacab) bank M Ilham Pradipta (37) dipilih pelaku berdasarkan kartu nama.
Suami Anti Puspita Sari mengenang istri hamil yang ditemukan tewas di hotel Palembang. Ia berjuang menegakkan keadilan untuk sang istri dan anak mereka.