10.888 mantan buruh dari empat perusahaan grup Sritex mengajukan tagihan Rp 364 miliar kepada kreditur. Itu merupakan pesangon dan THR yang belum dibayar.
"Sudah ada anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk mebeler. Tapi Pak Alwin minta dianggarkan lagi jadi Rp 20 miliar," kata Kadisdik Kota Semarang Bambang Pramusinto.