Mbah Buari (83) tinggal sebatang kara bersama 20-an ekor ayam di rumahnya. Kondisinya yang lumpuh membuatnya enggan merepotkan cucunya karena faktor ekonomi.
Warga Jember meninggal di tengah meluapnya sungai di wilayah tersebut. Warga pun menggotong jenazah Tunijem menerobos banjir setinggi lutut orang dewasa.
Nenek 83 tahun yang lumpuh di Jember tinggal sebatang kara bersama 20-an ekor ayam di rumahnya yang sempit. Ayam-ayam itu datang sendiri lalu berkembang biak.
Mbah Buari (83) hidup bersama 20 ekor ayam di rumahnya, Jember. Dia hidup sendirian sejak suaminya meninggal 2015. Selain itu kondisinya lumpuh karena jatuh.