Hari Santri Nasional ditetapkan berdasarkan sejarah fatwa Resolusi Jihad yang diserukan oleh KH Hasyim Asy'ari kepada santri untuk berperan melawan penjajah.
Perum BULOG laksanakan Gerakan Pangan Murah di 38 provinsi untuk stabilitas pangan. Kegiatan ini mendukung akses pangan terjangkau dan pengendalian inflasi.
Hari Santri Nasional erat kaitannya dengan Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945. Momen ini yang menggerakkan santri dan ulama melawan penjajah.