Gedung Pandanaran yang ditempati sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal dikosongkan. Adapun tenggatnya Desember mendatang.
"Maksimal Desember 2026 (OPD) sudah pindah (dari Gedung Pandanaran)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, saat ditanya detikJateng melalui pesan singkat, Rabu (21/10/2026), soal kapan pengosongan Gedung Pandanaran.
Handi menyebut terdapat enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menempati gedung tersebut. Salah satunya adalah Dinas Perikanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"6 OPD: Dinas Koperasi, Dinas Perikanan, Dinas Budpar (Kebudayaan dan Pariwisata), Disperin (Dinas Perindustrian), BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah), Bakesbang (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik)," sebutnya.
Handi tidak menjawab saat ditanya alasan pemindahan. Kendati demikian, dia mengatakan, Pemkot Semarang masih keterbatasan anggaran fiskal. Hal tersebut diungkapkan Handi saat ditanya soal rencana setelah pengosongan Gedung Pandanaran.
"Fiskal kita terbatas apalagi tahun depan berkurang lagi TKD (Transfer ke Daerah) dari pusat. Fokus kita pada layanan masyarakat," bebernya.
Dalam beberapa unggahan di media sosial muncul tudingan bahwa gedung yang terletak di Jalan Pemuda itu dikosongkan karena diduga hendak disewakan untuk hotel. Handi membantah kabar tersebut.
"Belum ada rencana apa-apa," sebutnya.
Kepala Dinas Tak Tahu Kapan Dipindah
Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto belum tahu betul kapan pemindahan dimulai.
"Belum ada kabar," ucap Soenarto melalui pesan singkat kepada detikJateng hari ini.
Adapun Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, Sugeng Hartanto, mengatakan pihaknya hanya memfasilitasi kebutuhan proses pemindahan. Salah satunya adalah terkait anggaran.
"Bapedda hanya untuk kebutuhan-kebutuhan proses pindahannya saja. Kemarin ada request anggaran untuk pemindahannya. (Penganggarannya salah satunya) Di perubahan (APBD Perubahan).
Pantauan detikJateng di lokasi pada petang ini, tampak cat putih di gedung tersebut dipenuhi noda cokelat. Beberapa mobil dinas juga terparkir di depannya.
Lampu pada tulisan "PEMERINTAH KOTA SEMARANG" di atas gedung tampak tak menyala. Di lantai 1, temboknya dilapisi marmer hitam.
Tampak pula jendela di samping depan gedung dibiarkan terbuka. Beberapa motor dinas yang dipenuhi debu juga terparkir di halaman belakang. Jika dilihat dengan mata telanjang, nyaris tak terlihat kemiringan gedung.
