Agus, pengrajin sepuh emas di Bandung, berjuang untuk biaya pendidikan keempat anaknya di tengah lesunya pasar. Ketekunan dan harapan menjadi motivasinya.
Yaqut Cholil Qoumas dan sejumlah pejabat di Kementerian Agama dituding mengajak istri dan orang dekatnya ikut melaksanakan ibadah haji dengan fasilitas negara.