Perunding utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa Iran tidak akan menyetujui kesepakatan apa pun dengan AS sampai hak-hak rakyat Iran dijamin.
Militer Amerika Serikat menggempur berbagai fasilitas militer Iran. AS mengklaim itu dilakukan setelah Iran berupaya menyerang tiga kapal perusak milik AS.