Kemarau panjang di Tasikmalaya menyebabkan sawah mengering dan warga kesulitan air bersih. Petani pasrah menunggu hujan, sementara bantuan air terus disalurkan.
Khomsatun, petani di Rowosari, Kota Semarang, tiap sore harus mengangkat 5 galon air. Ia harus mengairi sawahnya buntut hujan yang tidak turun 3 bulan.