Membeli rumah tak hanya melihat unitnya saja, tapi juga harus tahu siapa pengembangnya. Pakar bagikan saran agar terhindar beli rumah yang developernya nakal.
Pengembang meminta pemerintah menambah kuota KPR Subsidi dari FLPP tahun 2024 menjadi 220.000 unit seperti target Renstra Kementerian PUPR sesuai Perpres.
"Perhitungan kami terdapat selisih angsuran sebesar sekitar Rp 1 juta per bulan jika mengambil satuan rumah susun dengan asumsi harga Rp 300 juta," kata Heru.