Anggota DPRD NTB, Muhammad Aminurlah, soroti penggunaan dana bagi hasil pertambangan dan cukai tembakau 2025 yang tidak tepat sasaran untuk masyarakat miskin.
Musim kemarau membawa berkah bagi petani tembakau di Lumajang. Kualitas daun meningkat, hasil panen melimpah, dan luas lahan tembakau bertambah signifikan.
Fitra NTB sorot alokasi dana bagi hasil yang tidak tepat sasaran, mengalir ke program yang jauh dari tujuan ideal, dan tidak mendukung kesejahteraan masyarakat.
Bupati Haerul Warisin mengumpulkan pengusaha tembakau di wilayah Lombok Timur. Pertemuan ini membahas besaran penarikan kontribusi untuk meningkatkan PAD.