Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui para mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang daerahnya dilanda bencana. Sejumlah bantuan diberikan.
Pemerintah Iran mengatakan para mahasiswa memiliki hak berunjuk rasa, tetapi semuanya harus memahami batasan atau "garis merah" yang tidak boleh dilanggar.
Sebanyak 45 pelajar dan massa aksi di Semarang dibebaskan setelah ditangkap saat demonstrasi. Kericuhan terjadi saat mereka menuntut teman yang ditangkap.
Aksi demontrasi mahasiswa dan ojek online (ojol) di Kota Semarang sudah mulai berakhir. Massa aksi mulai bubar, anggota TNI berjaga juga mulai kembali.