Jika detikers suka olahraga dan ingin mendalami serta menjadikannya jalan karier, Indonesia punya banyak perguruan tinggi negeri (PTN) yang selaras. Kampus negeri ini membuka program di bidang ilmu keolahragaan, pendidikan jasmani, kepelatihan, hingga manajemen olahraga.
Jurusan-jurusan keolahragaan yang ditawarkan di antaranya mengajarkan bagaimana olahraga bisa dikelola secara profesional, berbasis sains, dan berperan dalam kesehatan masyarakat, di samping melatih fisik. Jurusan atau program studi (prodi) ini juga bisa dilamar melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 Kampus dengan Jurusan Olahraga di Indonesia
Dilansir dari berbagai laman resmi universitas dan fakultas olahraga di Indonesia, berikut daftar kampus dengan jurusan olahraga.
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Melansir laman resmi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK UPI), kampus ini menjadi salah satu pusat pendidikan olahraga terbesar di Indonesia yang terletak di Kota Bandung. FPOK UPI menaungi sejumlah program studi terkait olahraga, seperti:
- S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR)
- S1 Ilmu Keolahragaan
- S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
- S1 Pendidikan Guru SD(PGSD) Pendidikan Jasmani
- S1 Kepelatihan Fisik Olahraga
Mahasiswa di sini tidak hanya belajar tentang teori olahraga, tapi juga biomekanika, fisiologi olahraga, psikologi atlet, dan manajemen kebugaran. Perkuliahan dilengkapi dengan fasilitas laboratorium kebugaran dan pusat pelatihan di kawasan UPI Bandung.
Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes menggunakan pendekatan akademik dan praktik lapangan. Kampus yang terletak di Kota Semarang ini juga aktif membina mahasiswa-atlet nasional, dengan fasilitas stadion mini, laboratorium kebugaran, dan kolam renang.
Melansir dari laman resmi universitas, fakultas ini memiliki program studi:
- S1 Ilmu Keolahragaan
- S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
- S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
- S1 Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Melansir dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK UNY), kampus ini punya reputasi di bidang pendidikan jasmani dan riset olahraga. Program studinya mencakup:
- S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
- S1 Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar
- S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
- S1 Ilmu Keolahragaan.
Mahasiswa diajak mempelajari ilmu anatomi, fisiologi olahraga, hingga metodologi pelatihan atletik, serta terlibat dalam kegiatan pembinaan olahraga prestasi. Kampus yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta ini juga kerap menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga mahasiswa tingkat nasional dan dan berprestasi di tingkat ASEAN.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK UNJ) merupakan salah satu fakultas tertua di bidang olahraga di Indonesia. Melansir laman Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaba) UNJ, FIK UNJ menaungi jurusan:
- S1 Ilmu Keolahragaan
- S1 Kepelatihan Kecabangan Olahraga
- S1 Pendidikan Jasmani
- S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
- S1 Olahraga Rekreasi.
Kurikulum UNJ menekankan pendidikan berbasis riset dan laboratorium olahraga, serta kerja sama dengan lembaga keolahragaan nasional seperti KONI dan Kemenpora. Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktik di sekolah, klub olahraga, hingga industri kebugaran.
Universitas Negeri Malang (UM)
Melansir laman resmi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK UM), kampus ini menawarkan program studi:
- S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
- S1 Ilmu Keolahragaan
- S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
- S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat.
FIK UM yang terletak di Kota Malang memiliki laboratorium untuk mengukur kebugaran dan performa atlet, serta menjadi pusat penelitian bidang sport science dan kesehatan fisik. Mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan pelatihan masyarakat berbasis olahraga kesehatan.
Belajar di Kampus Olahraga, Belajar Jadi Sehat dan Kompetitif
Selain mempelajari mengenai aktivitas fisik, mahasiswa prodi ini juga belajar ilmu biologi, kesehatan, psikologi, hingga manajemen untuk mengelola kegiatan dan performa olahraga.
Lulusan dapat berkarier sebagai pelatih, guru olahraga, fisioterapis, analis performa atlet, atau manajer fasilitas kebugaran.
Melansir laman Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Pendidikan Indonesia, pendidikan olahraga bertujuan melahirkan tenaga profesional yang mampu memadukan sains, pendidikan, dan semangat sportivitas dalam kehidupan masyarakat.
(rhr/twu)











































