Kakanwil Kemenkumham Jabar Masjuno mengungkap nasib 28 warga negara asing (WNA) asal India, Bangladesh, dan Thailand usai diamankan di perairan Palabuhanratu.
Kapal yang hendak berangkat ke Eropa dilaporkan terbalik di lepas pantai Mauritania. Sebanyak 89 orang migran tewas dan puluhan orang lainnya masih hilang.
Pria berinisial A selaku juru ukur berstatus ASN di KSOP Kelas III Talang Duku Jambi. Lalu, S dari pihak swasta yang menerbitkan surat pembangunan kapal palsu.