Kisah eskpor sapu lidi 25 ton oleh mahasiswi Sadariah di Polewali Mandar menyita perhatian. Kesuksesannya ternyata menyimpan cerita perjuangan panjang.
Puluhan siswa SD di Ponorogo yang sudah memasuki masa libur sekolah mengisi liburan itu dengan membersihkan makam. Terutama karena banyak peziarah yang datang.
Sikap mulia yang lebih mementingkan orang lain dalam kerangka persaudaraan. Sikap ini menunjukkan kerelaannya dalam membantu, meskipun dirinya memerlukannya.
Ekspor Kentang sebanyak delapan ton dan Buncis Kenya 200 Kilogram. Keberhasilan BUMDesa ini menambah deretan panjang BUMDesa yang berhasil melakukan ekspor.