Tak ada konvoi saat HUT ke-35 Arema FC. Keputusan ini merupakan keputusan bersama manajemen dan forkopimda. Sebagai gantinya, sejumlah acara akan disiapkan.
Dokter Forensik beralasan autopsi korban Tragedi Kanjuruhan dilakukan saat sudah terjadi pembusukan lanjut pada jenazah. Sehingga yang terlihat hanya sebagian.
Hasil autopsi korban Kanjuruhan akhirnya diungkap. Dokter forensik menyebut ditemukan luka kekerasan benda tumpul di tubuh korban, bukan residu gas air mata.
Proses autopsi 2 jenazah korban Tragadi Kanjuruhan menunjukkan keduanya mengalami kekerasan benda tumpul. Terlihat dari tulang iga dan dada yang patah.
PDFI Jatim mengungkap hasil autopsi dua korban tragedi Kanjuruhan tidak mengandung residu gas air mata.Paru-paru kakak beradik itu tidak mengandung gas air mata