Vivi dan Handry mengubah tempe menjadi produk ekspor Kahla, menembus pasar global. Dari dapur kecil, kini keripik tempe mereka dikenal di berbagai negara.
Warung Si Jum di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Klaten bukanlah warung pada umumnya. Tiap hari warung itu menyajikan 170 porsi makan gratis untuk siapa saja.