Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah wacana korban judi online (judol) mendapatkan bantuan sosial (bansos). Jokowi menegaskan tidak ada wacana seperti itu.
Bahaya judi online ketika masang taruhan kecil dan terus kalah. Akhirnya, pundi uang pribadi habis tak terasa karena dipakai modal berjudi yang nominalnya kecil
Kepala PPATK Ivan Yustiavanda mengatakan oknum pelaku judi online ini datang ke kampung menyasar warga untuk membuka rekening dan diberi uang Rp 100 ribu.