Empat peledak berupa 2 buah mortir dan 2 ranjau darat ditemukan tukang bangunan di Pasuruan saat menggali tanah pondasi. Keempatnya langsung didisposal Gegana.
Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, tewas dalam serangan di Teheran, Iran. Penyelidikan terkait pemicu ledakan yang menewaskan Haniyeh mulai menemui titik terang.
Sempat tersiar kabar, kematian Haniyeh disebabkan oleh serangan udara. Kini ada informasi terbaru, pemimpin biro politik Hamas itu tewas karena bom tersembunyi.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam menggelar salat gaib untuk pemimpin Hamas Ismail Haniyeh yang tewas di Iran. Diserukan salat setelah Jumatan.
Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, disebut tewas akibat bom. Itu berbeda versi dengan laporan sebelumnya yang menyebut Haniyeh tewas akibat serangan rudal di Iran.
Laporan New York Times menyebut pemimpin Hamas Ismail Haniyeh tewas akibat bom yang diselundupkan ke wisma tamu yang ditinggalinya selama berada di Iran.