Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki aturan ketat terkait kehalalan makanan. Untuk produk beralkohol, ada syarat dan ketentuan yang masih dihalalkan.
Sesuatu yang haram dianggap tidak berkah. Karena itu sistem perekonomian yang menggunakan mekanisme yang tidak dibenarkan syari'ah sebaiknya ditinggalkan.
Muslim patut menghindari makanan mengandung babi. Karenanya muslim perlu cermat mengenali makanan yang mengandung babi, seperti dari tampilan hingga teksturnya.
Makan-makan hingga menerima traktiran umum terjadi di kehidupan sosial masyarakat. Tetapi bagaimana jika traktiran makan berasal dari pendapatan yang haram?
Sekilas teh adalah minuman yang sudah pasti halal karena berbahan herba. Namun pencinta teh ini ungkap potensi yang membuat teh bisa menjadi tidak halal.
Muslim perlu tahu nama menu mengandung babi dalam masakan Indonesia maupun mancanegara. Hal ini untuk mencegah paparan terhadap bahan makanan haram tersebut.