Sekilas wujud produk mirip karena masa berlaku izin tinggalnya panjang, tapi kedua kebijakan visa tersebut berbeda secara mekanisme dan subjek (audiens).
Asep menerangkan perlintasan orang 1 Januari-31 Desember 2024 adalah lebih dari 48.748.601, sementara periode 1 Januari-23 Desember 2025 mencapai 51.335.592.
Visa AS makin ketat. Kondisi kronis seperti obesitas dan diabetes dipertimbangkan petugas visa karena potensi beban biaya medis. Kebijakan ini menuai kritik.