Tak ada yang mustahil jika Allah sudah berkehendak. Hamdi, seorang marbot masjid asal Banjarmasin yang kini telah menginjakkan kakinya di Madinah, Arab Saudi.
Jamaah haji Ponorogo menggunakan penanda unik seperti rajutan dan kresek untuk membedakan koper mereka. Inisiatif ini memudahkan pengambilan di Arab Saudi.
Tak ada yang mustahil jika Tuhan sudah berkehendak. Seorang marbot masjid asal Banjarmasin kini telah menginjakkan kakinya di tanah Madinah, Arab Saudi.
Mislicha (85) dari Pasuruan, akhirnya berangkat haji setelah 16 tahun menabung dari jualan cilok. Kebahagiaan dan syukur menyelimuti perjalanan suci ini.