Permainan lato-lato tengah jadi sorotan. Satu sisi mulai menjengkelkan karena dimainkan di sembarang tempat, di sisi lain anak-anak tak lagi kecanduan ponsel.
2 bocah menjadi korban permainan lato-lato yang viral. Seorang anak di Sukabumi mengalami robekan di bibir, sementara kasus di Kalbar mengalami luka di mata.
Lato-lato kini tidak lagi seru karena bisingnya mulai terasa menjengkelkan bagi banyak orang. Terutama jika yang memainkannya tanpa kenal waktu dan tempat.
Di awal kemunculan, tren lato-lato disambut baik karena membuat anak-anak teralihkan dari 'kecanduan' gadget. Tapi lama-lama kok makin 'meresahkan' ya?