Empat orang berperan penting dalam misi penyelamatan Bilqis, balita asal Makassar, dari sindikat perdagangan anak di Jambi hingga Bilqis kembali ke orang tuanya
Mbah Sadiman seorang diri menghijaukan bukit gundul tak jauh dari desanya. Hingga kini, bukit bernama Gendol itu tetap rimbun dengan sumber air yang berlimpah.
Nurul Anggraini Pratiwi, satu-satunya perempuan dalam tim penyelamatan Bilqis, berhasil bernegosiasi dengan Orang Rimba di Jambi untuk mengembalikan Bilqis.
Warga Llandudno marah setelah salib batu bersejarah dibongkar turis Yahudi dan disusun menjadi Bintang Daud. Aksi ini memicu ketegangan antarumat beragama.