Kapolda Sulsel mengungkap tawuran di Makassar dipicu sengketa lahan, bukan geng motor. Upaya restoratif dan mediasi akan dilakukan untuk mencegah konflik.
Tawuran antara warga Bittowa dan Kodam Lama pecah di Makassar, menggunakan busur dan bom molotov. Polisi terpaksa tembak gas air mata untuk membubarkan.