Tawuran di Jalan Borong Raya Makassar Pecah Lagi, Massa Lempar Bom Molotov

Tawuran di Jalan Borong Raya Makassar Pecah Lagi, Massa Lempar Bom Molotov

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Senin, 14 Sep 2026 11:11 WIB
Tawuran kembali pecah di Jalan Borong Raya Makassar.
Foto: Tawuran kembali pecah di Jalan Borong Raya Makassar. (Reinhard/detikSulsel)
Makassar -

Tawuran antara dua kelompok warga kembali pecah di Jalan Borong Raya, Kecamatan Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Massa saling serang menggunakan busur panah, batu hingga melemparkan bom molotov.

"Jadi tadi ada kejadian lagi antara warga, antara warga Bittowa (Lama) dan warga dari Kodam Lama (Aditarina)," kata Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Eddy Sumantri kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Tawuran di Jalan Borong Raya Makassar terjadi pada Senin (14/9) dini hari. Polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan bentrokan di jalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah lakukan upaya-upaya kita yaitu mediasi kepada mereka agar tidak ada lagi kejadian tersebut karena ini berulang kali kejadian," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Eddy belum merinci pemicu tawuran tersebut. Dia mengaku tawuran ini kembali pecah setelah salah satu kubu tidak terima dengan penyerangan sebelumnya.

"Seperti biasanya untuk penyerangan ini kedua kubu, kubu ini tidak menerima dengan hasil itu (penyerangan sebelumnya)," tutur Eddy.

"Mungkin nanti ada pertemuan di kantor camat antara kedua kubu untuk menyelesaikan permasalahan ini. Barang-barang berupa busur itu sudah kami amankan," tambahnya.

Polisi masih disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi tawuran susulan. Pihaknya juga meminta kedua belah pihak menahan diri.

"Saat ini kita berupaya dari kemarin sudah ada penjaga termasuk anggota yang stand by dari Polsek dan ke depannya kita mungkin akan lebih kreatif lagi untuk menjaga di sini," imbuhnya.

Diketahui, tawuran antara kubu Aditarina dengan Bittowa Lama sempat terjadi di Jalan Borong Raya, Kecamatan Manggala, Minggu (13/9) sekitar pukul 03.00 Wita. Massa saling serang menggunakan busur dan batu hingga palang yang menutup jalan dibakar massa.

"(Terkait pemicu tawuran) Masih kita proses penyelidikan. Tidak ada (yang diamankan di lokasi), tidak ada korban," ucap Eddy kepada wartawan, Minggu (13/9).



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads