Seorang pria asal NTT bercerita diserbu telepon dari nomor tak dikenal sejak awal September 2022. Dia juga menerima chat berisi konten-konten pornografi.
Belakangan ini, kebocoran data marak terjadi di Indonesia. KH Said Aqil menilai kegagapan teknologi telah ditunjukkan pemerintah Indonesia dalam kasus ini.