Dedi yakin proses seleksi calon anggota Komnas HAM berjalan profesional. Para calon, termasuk dari latar belakang polisi, harus memenuhi syarat yang ketat.
Bayar UKT pakai pinjol, dipolisikan, UKT keringanan tak terjangkau, hingga terancam DO jadi momok mahasiswa RI membayar uang kuliah yang dinilai kian mahal.