Menlu Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menyebut rakyat Palestina menghadapi "bentuk penindasan dan genosida paling mengerikan" akibat serangan Israel.
Arab Saudi giat melobi negara-negara Eropa agar mengakui kedaulatan Palestina. Manuver diplomasi itu dinilai menyimpan kepentingan strategis bagi Riyadh.