Angin kencang menerjang Dusun Pedamekan, Lombok Timur, merusak rumah warga dan menyebabkan kerugian belasan juta rupiah. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyatakan banjir disebabkan alih fungsi lahan. Pemprov akan tegas pada pengembang dan normalisasi sungai untuk mencegah banjir.